Bima Arya Dilaporkan ke Polisi, Dituding Serobot Lahan Senilai Rp 140 Miliar

Bima Arya
Bima Arya

POJOKSATU.id, BOGOR – Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto dilaporkan ke polisi. Bima Arya dituding menyerobot lahan warga seluas 9.000 meter persegi di Jalan Pemuda dan 14.042 meter persegi di Jalan Ahmad Yani.

Selain Bima Arya, pelapor juga melaporkan Ketua DPRD Kota Bogor Untung W Maryono, Kepala Imigrasi Kelas I Bogor Herman Lukman, dan Kepala BPN Kota Bogor Yulia Jaya Nirmawati.

Empat pejabat di Kota Bogor itu dilaporkan ke Polres Bogor Kota oleh Sri Minggu Hartono, warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan di Jalan Pemuda dan Jalan Ahmad Yani di Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Pelapor tercatat sebagai warga Kp Babakan Rt 003/003 Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Ia melaporkan empat pejabat di Kota Bogor dengan pasal 266, 385, 165, dan 421 KUHP serta pasal 2 dan 6 UU No.51 Tahun 1960.


Dalam bukti laporan nomor LP/236/III/JBR/Polresta Bogor, disebutkan, Pemkot Bogor menyerobot lahan pelapor di Jalan Pemuda seluas 9.000 meter persegi dan lahan seluas 14.042 meter persegi di Jalan Ahmad Yani.

Akibat penyerobotan lahan tersebut, pelapor mengklaim mengalami kerugian lebih dari Rp 140 miliar.

Lokasi di Jalan Pemuda seluas 9.000 meter persegi sedang dibangun proyek pembangunan gedung DPRD Kota Bogor yang baru senilai Rp72 miliar.

Bima Arya Dilaporkan ke Polisi

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Condro Sasongko membenarkan laporan tersebut. Ia mengatakan, pihaknya masih mempelajari laporan dugaan penyerobotan lahan tersebut.

“Iya benar, ada laporan yang kami terima terkait itu. Tindakan selanjutnya kami akan pelajari dahulu untuk kasus ini,” ujar Condro.