Nyangkut di Pohon Rambutan, Suami Korban Banjir Bogor Selamat

Banjir Bogor
Banjir menghanyutkan puluhan sepeda motor milik siswa SMAN 2 Kota Bogor.

POJOKSATU.id, BOGOR – Rumah Hamid hanyut terseret banjir bandang di Bogor Jawa Barat, Senin (27/2. Beruntung, Hamid selamat setelah tubuhnya nyangkut di pohon rambutan. Hamid hanya menderita luka ringan di bagian kaki.

Namun istri dan anaknya tak tertolong. Sang istri, Anita Fauziyah Fitria (29) dan anaknya, Dziah Mahera Zikra (4) meninggal akibat terbawa banjir.

Jenazah warga Kampung Kedunghalang Sentral, RT 03/RW 04 Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor itu sempat dibawa ke Rumah Sakit Islam Kota Bogor. Kini, jenazah korban telah dijemput keluarga dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Ganjar Gunawan mengatakan, banjir di Sukaresmi terjadi lantaran hujan deras mengguyur Kota Bogor sejak siang.


“Hujan sangat deras. Nah, kali di belakang SMAN 2 meluap. Airnya masuk ke kebun warga. Luapan air cukup deras, sehingga membuat pagar pembatas SMAN 2 jebol,” ujar Ganjar Gunawan kepada pojoksatu.id, Senin (27/2/2017).

Ganjar meluruskan berita sebelumnya yang menyebutkan bahwa tanggul di belakang SMAN 2 jebol. Menurut Ganjar, itu bukan tanggul, melainkan pagar tembok pembatas SMAN 2 dengan kebun warga.

Banjir Bogor
Siswa SMAN 2 menyelamatkan sepeda motor mereka yang terseret banjir

Dikatakan Ganjar, Wali Kota Bogor Bima Arya langsung mendatangi rumah duka untuk melayat. Selanjutnya, Bima Arya mendatangi lokasi bencana di SMAN 2 Kota Bogor.

“Saya mendampingi Pak Wali melayat ke rumah duka. Kemudian Pak Wali meninjau lokasi banjir di SMAN 2. Airnya sudah surut,” tambah Ganjar.

BACA JUGA:

Foto-foto Banjir Bogor Renggut Nyawa Ibu dan Anak

Video Detik-detik Banjir Bogor Terjang SMAN 2, Ibu dan Anak Meninggal

Soal kondisi Hamid yang selamat karena tersangkut di pohon rambutan, Ganjar mengatakan, kondisinya sudah membaik. Hamid hanya menderita luka ringan setelah menolong anaknya, Dio (7).

“Istri dan satu anaknya meninggal. Tapi dia berhasil menyelamatkan anaknya yang satu lagi. Soal cerita tersangkut di pohon rambutan, saya tidak tahu pasti,” pungkas Ganjar Gunawan.

(one/pojoksatu)