Pernikahan Makhluk Gaib Keturunan Dayak dan Cucu Nyi Roro Kidul Heboh di Katingan

Pernikahan gaib di katingan
KONTROVERSIAL - Isay Djudae (kanan) saat menunjukan cetakan undangan pernikahan gaib Pangkalima Burung dengan Sri Baruno Parameswari di rumahnya Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah, Rabu (22/2). Foto Anggra Winivo/Radar Sampit

POJOKSATU.id, KATINGAN – Kabupaten Katingan kembali menjadi sorotan. Setelah kasus bupati Kagingan Ahmad Yantenglie, kini muncul rencana pernikahan sepasang makhluk gaib di Desa Telok, Kecamatan Katingan Tengah, Selasa (28/2) mendatang.

Kedua pasangan ini yaitu Pangkalima Burung dan Sri Baruno Parameswari. Menurut kepercayaan masyarakat Dayak Kalimantan, Pangkalima Burung digambarkan sebagai sesosok manusia bermata satu, ahli perang dan juga makhluk gaib.

Sedangkan mempelai wanitanya adalah keturunan langsung Nyi Roro Kidul, penguasa pantai selatan yang melegenda bagi masyarakat Pulau Jawa. Sosok serta wujud keduanya masih misterius hingga saat ini.

Tidak hanya itu, pernikahan keduanya makin fenomenal setelah mengundang para petinggi negeri seperti Presiden RI Joko Widodo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Gatot Nurmatyo, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran bahkan Bupati Katingan, H Ahmad Yantenglie.


Masyarakat mulai heboh ketika seorang netizen bernama Hendarto Garuda memposting rencana pernikahan tak lazim tersebut di laman Facebooknya, Senin (20/2) sekitar pukul 16.00 WIB. Munculnya foto-foto undangan pernikahan di dunia maya makin memperluat kebenaran acara sakral tersebut.

Pelaksana pernikahan yang juga Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah, Isay Djudae (87) sempat ragu terkait rencana pernikahan tersebut.

‚ÄĚPada (12/2) kemarin seorang perempuan bernama Retno datang ke rumah. Dia mengaku sebagai utusan Sri Baruno Parameswari. Tujuannya meminta saya selaku Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah melakukan ritual pernikahan adat Dayak antara Sri Baruno Parameswari dengan Pangkalima Burung,” ujarnya saat dibincangi Radar Sampit di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah, Rabu (22/2).

(agg/oes/pojoksatu)