Perang Saksi akan Warnai Sidang Keempat Ahok

jaksa agung - Ahok
Gubernur DKI Basuki T Purnama alias Ahok (tengah) di Kejaksaan Agung, Kamis (1/12). Foto: dokumen JPNN.Com

POJOKSATU.id, JAKARTA — Majelis Hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto menolak eksepsi atau keberatan yang diajukan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, pada persidangan kemarin, Selasa (27/2).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Mukartono menjelaskan, rencananya untuk tahap awal akan ada sekitar enam saksi yang dihadirkan JPU dalam persidangan tersebut. ”Lima atau enam saksi ya,” katanya.

Namun, JPU belum bisa mengungkapkan identitas saksi. Yang jelas katanya, saksi tersebut merupakan saksi dan saksi ahli. ”Ahli ada juga yang melihat langsung kejadian di Kepulauan Seribu,” ungkapnya.

Yang paling utama, lanjutnya, kendati Ahok melakukan upaya hukum lain, sidang dengan agenda pemeriksaan saksi yang rencananya digelar Selasa (3/1) tidak akan terpengaruh.


”Tetap jalan pemeriksaan saksi ini, tidak bisa diganggu,” terangnya kemarin.

Sementara Kuasa Hukum Ahok Trimoelja D. Soerjadi mengatakan, rencananya akan ada sekitar sepuluh saksi meringankan yang akan dihadirkan dalam persidangan tersebut.”Sekitar sepuluh saksi,” terangnya.

Soal identitas saksi tersebut, Trimoelja mengaku belum bisa mengumumkannya.

Pasalnya, ada pertimbangan keamanan dan keselamatan saksi persidangan kontroversial tersebut.

”Tidak bijak dalam situasi semacam ini, kami sebutkan identitas saksinya,” paparnya.

(ra/pojoksatu/jpnn)