Waspada Sidang Ahok, Pengendara Sekitar PN Jakpus Perhatikan Rekayasa Lalu Lintas Ini

jaksa agung - Ahok
Gubernur DKI Basuki T Purnama alias Ahok (tengah) di Kejaksaan Agung, Kamis (1/12). Foto: dokumen JPNN.Com

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengalihan arus lalu lintas disiapkan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya saat sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (20/12).

Dalam kasus tersebut, Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi terdakwa.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, pihaknya akan menerjunkan sejumlah personel untuk membantu mengurai jika kemacetan terjadi di sekitar lokasi.

Polisi berupaya tidak ada penutupan jalan saat sidang berlangsung, kecuali jika dianggap mendesak.


“Tetap akan kami optimalkan penggunaan ruas penggal jalan di depan pengadilan,” ujar Budiyanto saat dihubungi di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (19/12).

Polisi juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas apabila massa yang hadir di persidangan meluber hingga menutup jalan. Namun, pengalihan arus lalu lintas di sekitar gedung eks PN Jakarta Pusat itu bersifat situasional.

“Intinya pengalihan arus lalu lintas sifatnya sangat situasional. Apabila terjadi kepadatan atau crowded, baru kami alihkan,” ucapnya seperti diberitakan RMOLJakarta.com.

Inilah pengalihan arus lalu lintas apabila terjadi kepadatan di depan gedung eks PN Jakarta Pusat:

1. Arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya atau Jalan Majapahit dan Jalan Suryopranoto mengarah Gajah Mada dialihkan ke Jalan Juanda – Pasar Baru – Gunung Sahari – dan seterusnya.

2. Arus lalu lintas dari Jalan Hasyim Asyahari ke PN dialihakan ke Jembatan H Alydrus – Jalan Hayam Wuruk – Jalan Juanda – Pasar Baru – Jalan Gunung Sahari.

3. Arus dari Gang Alydrus arah PN dialihkan ke Jembatan Alydrus – Jalan Hayam Wuruk – Jalan Juanda – Gunung Sahari dan seterusnya.

(ian/rmol/pojoksatu)