Ini Cuitan Mantan Staf Ahli SBY di Medsos yang Dilaporkan Relawan Ahok-Djarot, Diduga Berbagu SARA

Andi Arief
Andi Arief

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mantan Staf Ahli Presiden Kelima Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Andi Arief menolak telah disebut menyebarkan kebencian berbau RAS melalui akun media sosialnya sebagaimana yang dilaporkan Relawan Ahok-Djarot.

Kemarin Selasa (14/12/2016) Komunitas relawan Ahok-Djarot melaporkan bekas staf ahli Presiden kelima Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Polda Metro Jaya.

Mantan staf ahli Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu dilaporkan ke polisi dengan jeratan Pasal 48 ayat 2 jo pasal 28 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Jika terbukti bersalah, Andi dapat dikenakan pidana penjara paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar.


Namun Andi Arief menunjukkan bahwa apa yang dilaporkan relawan Ahok-Djarot itu adalah cuitan palus di media sosial.

“Modus baru ahoker membuat tuit palsu, lalu dilaporkan polisi.Saya akan lapor balik, saya tidak pernah mentuit yang di maksud,” ujar Andir Arief melalui akun Twitternya.

Menurut Andi relawan Ahok dianggap merekayasa akun yang dicuitnya pada 2 Desember lalu itu.

“Silahkan periksa tuit saya 2 desember 2016, ini model baru rekayasa tuit untuk dilaporkan, Ahoker kalap. Abaikan saja laporan palsu ahoker soal saya, akan saya hadapi,” ujar Andi Arief.

Meski demikian Relawan Ahok-Djarot mengaku memiliki dua saksi yang telah melihat cuitan Andi Arief tersebut sekaligus yang sering berinteraksi.

Dalam laporannya ke Mapolda Metro Jaya, Muannas melibatkan dua saksi, yaitu, Andi Windo sebagai netizen yang melihat cuitan itu, dan Gun Romli sebagai akun yang sering berinteraksi dengan Andi Arief.

Saat ini, cuitan yang bernada provokatif itu telah dihapus dari akun @AndiArief_AA.

Sebelumnya, dalam cuitannya, Andi mengunggah, “Ahok jangan rusak damai dan persatuan yang sudah baik. Kita tidak ingin pembakaran kampung-kampung Tionghoa, tidak ingin ada yang diperkosa, dan lain-lain.

Unggahan yang diunggah tanggal 2 Desember pukul 10.39 WIB itu, di retweet sebanyak 75 kali dan disukai 16 netizen.

(sam/sta/rmol/pojoksatu)