Hatta Taliwang Ditangkap Polisi Gara-Gara Status di FB Berisi Makar, Yusril Akhirnya Bilang….

Hatta Taliwang

POJOKSATU.id, JAKARTA – Penetapan Direktur Institut Soekarno-Hatta, Hatta Taliwang sebagai tersangka atas dugaan ujaran kebencian atau hate speech tidak luput dari pantauan pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra.
usril yang juga kuasa hukum para tokoh nasionalis terduga makar, mengaku belum sempat menemui langsung mantan politisi PAN tersebut.

“Saya tidak bertemu dengan M Hatta Taliwang yang kabarnya tadi pagi dinihari ditangkap polisi,” ungkap Yusril melalui pesan singkat elektronik, Kamis (8/12/2016).

Meski demikian, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu ikut mendoakan agar Hatta tetap dalam kondisi baik.

“Sehingga, beliau dapat menjalani pemeriksaan terhadap kasus yang disangkakan kepadanya,” pungkas Yusril.


Jika terbukti bersalah, Hatta terancam hukuman enam tahun penjara atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

“Yang bersangkutan kami persangkakan pasal 28 ayat 2 Undang-Undang tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik),” ujar Kabid Humas Polda Metro jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di kantornya, Kamis (8/12/2016).

Hatta ditangkap penyidik Direktorat Reskrimsus dari kediamannya di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat pada dini hari tadi sekitar pukul 01.30 WIB. Dia ditangkap atas unggahan yang berindikasi suku, agama, ras, antar golongan (Sara) di media sosial Facebook miliknya.

“Yang bersangkutan telah memposting di medsos ada di akun FB. Isinya bahwa dapat menimbulkan permusuhan terkait sara,” terang Argo.

(ian/sta/rmol/pojoksatu)