Inilah Shalat Jumat Terpanjang di Jalan, Shafnya 4 Kilometer

Massa aksi demo 4 November 2016
Massa aksi demo 4 November 2016

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rencana shalat Jumat di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin saat demo 2 Desember 2016 atau aksi 212 menjadi perdebatan para ulama. Sebagian tidak setuju dan menganggap bi’dah besar, tetapi ada pula yang menyebut tidak masalah.

Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Mustofa Bisri menyebut dunia Islam pasti heran kalau shalat Jumat dilaksanakan di kawasan Sudirman-Thamrin.

“Kalau benar, wah dalam sejarah Islam sejak zaman Rasulullah SAW baru kali ini ada bid’ah sedemikian besar,” cuit Gus Mus lewat akun Twitter @gusmusgusmu, Rabu (23/11).

Namun Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab mengatakan, hukum shalat Jumat di jalan itu dijelaskan dalam Kitab Al Majmu juz 4 halaman 51.


Sejarah mencatat bahwa shalat Jumat di jalan dengan jemaah tebanyak pernah dilakukan pada tahun 1453 yang dipimpin oleh Sultan Muhammad Al Fath.

Pada masa itu, shalat Jumat dilakukan di jalan menuju Konstatinopel. Shaf jamaah shalat Jumat membentang sepanjang 4 kilometer dari Pantai Marmara hingga Selat Golden Horn.

BACA: KH Mustofa Bisri: Shalat Jumat di Jalan Bid’ah Besar, Baru Kali Ini Terjadi

Sholat Jumat tesebut terjadi 1,5 kilometer di depan benteng Konstantinopel, dalam proses Penaklukan Konstantinopel oleh Sultan Muhammad Al Fath yang kemudian mengakhiri sejarah Kekaisaran Byzantium dan menjadi cikal bakal kekhalifahan Usmaniyah.

Penaklukan Konstantinopel merupakan pembuktian atas kabar gembira “Bisyarah” atau nubuwat yang disampaikan oleh Rasulullah SAW kepada sahabat sahabatnya, bahwa negara adidaya seperti Romawi akan dapat dikalahkan oleh kaum Muslimin.