MMBS NU Kenang Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari Diikuti 30 Ribu Santri

nahdlatul-ulama
Rapat koordinasi panitia MMBS. Istimewa

POJOKSATU.id, KUDUS – Mlaku-mlaku Bareng Santri (MMBS) Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Kudus, akan dilaksanakan pada Minggu (13/11/2016). Mlaku-mlaku atau jalan-jalan ini ditargetkan diikuti oleh 30 ribu santri di Kota Kretek. Para santri akan mengenakan peci dan sarung, sedangkan santriawati atau perempuan memakai baju muslimah.

Wakil Ketua PC. Gerakan Pemuda Ansor Kudus, H. Mawahib mengutarakan hal itu dalam rapat koordinasi MMBS di Kantor PCNU Kabupaten Kudus, Jum’at malam (11/11).

“Ini merupakan puncak kegiatan hari santri yang diselenggarakan PCNU Kabupaten Kudus,” ujar Mawahib melalui rilisnya yang diterima pojoksatu.id, Sabtu (12/11).

Mahawib menyampaikan apresiasi positif terhadap pondok pesantren dan madrasah di lingkungan Kabupaten Kudus, yang ikut men-support kegiatan MMBS ini. “Dukungan dari pesantren dan madrasah sangat bagus,” tambah Mahawib.


Wahib –sapaan akrabnya- menyampaikan, tujuan penyelenggaraan MMBS ini adalah untuk memupuk nasionalisme santri dalam bingkai kebhinnekaan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Selain itu, untuk mengenang peran dan jasa kiai dari cengkeraman penjajah, termasuk dikeluarkannya resolusi jihad oleh Hadratusy Syaikh KH. Hasyim Asy’ari. Resolusi jihad adalah salah satu tonggak penting dalam perjuangan bangsa Indonesia,” tutur Wahib diamini Sekretaris Panitia MMBS,
M. Choirul Anam.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Kudus itu menuturkan, MMBS dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang jasa para kiai dan para pahlawan bangsa.

Menurutnya, santri harus mengisi kemerdekaan, dengan ikut mengambil peran pada pembangunan bangsa di berbagai bidang, dengan perpegang teguh pada kaidah al-muhafadlatu ‘ala al-qadim al-shalih wa al-akhdlu bi al-jadid al-ashlah.

“Jaga sesuatu kebaikan di masa lampau, dan mengambil sesuatu yang baru yang lebih baik,” paparnya.

Sementara itu, rute MMBS yaitu dari Alun-alun Simpang 7 Kudus ke selatan melewati Jl. A. Yani, lampu merah utara Kudus Plaza (Matahari) ke barat, lalu menuju Jl. Wachid Hasyim, sampai di lampu merah Pekojan ke timur dan finish kembali di Alun-alun Simpang 7.

Dalam kegiatan MMBS ini, panitia menyiapkan berbagai door prize yang menarik. Antara lain 1 unit sepeda motor, 5 buah sepeda gunung, 1 buah mesin cuci, 2 kompor gas. 3 buah setrika, 1 buah kultas, dan 2 buah pesawat televisi.

Acara ini juga akan dimeriahkan dengan panggung hiburan seperti tongtek, senam dzikir MA NU Banat, fashion show dari SMK NU Banat yang mendunia, serta paduan suara an-Nahdlah dari Jakarta. Ada juga donor darah dan pengobatan alternatif dari Banser Wira Husada (Barada).

(*/one/pojoksatu)