Dewan Matangkan Perda Poligami, Satu Warga Bisa Kawin 3

pernikahan
ilustrasi

POJOKSATU.id, UNAAHA — Wacana poligami kini menjadi pembahasan hangat di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Legalisasi pria boleh beristri lebih dari satu kini dimatangkan.

Ada Rencana Peraturan Daerah (Raperda) yang kini digodok serius DPRD setempat. Argumentasi wacana Perda Poligami itu terdengar unik.

Karena jumlah wanita lebih banyak dari pria sehingga produktivitas penduduk jadi minim, sedangkan sumber daya alam melimpah sehingga tak banyak yang mengelola karena jumlah populasi manusia tidak seimbang dengan potensi alamnya.

Makanya, banyak tenaga asing masuk karena Konawe kekurangan sumber daya. Alasan lain yakni tingginya angka pernikahan dini. Semua itu adalah masalah sosial yang harus dicarikan solusinya.


“Makanya, kami sedang menyusun Raperda soal Poligami, para pria diberi perlindungan hukum untuk menikah maksimal bisa tiga istri, teknisnya nanti ada di Raperda itu. Ini murni inisiatif dari dewan,” kata Abdul Ginal Sambali, anggota DPRD Konawe kepada Kendari Pos.

Ginal menjelaskan bahwa populasi penduduk di Konawe termasuk lambat dibanding kebutuhan daerah akan pengelolaan sumber-sumber daya alam yang melimpah.

Selain itu, wilayah Konawe yang luas tidak sebanding dengan jumlah penduduk yang menghuninya.

Hal-hal itulah yang mendasari dirinya dan beberapa koleganya di DPRD mewacanakan untuk membuat Perda khusus soal poligami.

Kata Ginal, meski Raperda ini masih sebatas wacana dan berpotensi mendapat penolakan dari kelompok perempuan, tetapi DPRD meyakini dengan kajian tertentu produk hukum tersebut dapat disahkan menjadi Perda bersama 20 Perda inisitaif dewan lainnya yang saat ini sedang digagas.

“Perda ini sedang dalam tingkat diskusi antar anggota DPRD sampai unsur pimpinan,” katanya.

(jpg)