Ternyata Penyuap Irman Gusman Juga Tengah Berperkara di PN Padang

Irman Gusman
Irman Gusman. Foto via jpnn

POJOKSATU.id, PADANG – Tersangka penyuap Ketua DPD RI Irman Gusman yang terkena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata tengah menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Padang.

Tersangka  Xaveriandy Sutanto kini tengah  menjalani persidangan kasus gula impor tak SNI di Pengadilan Negeri Padang.

Persidangan tersebut saat ini telah memasuki tahap pemeriksaan saksi ahli. Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rikhi B dan Sofia, menghadirkan ahli Suhendra Asmoro, Kasubid Analisa Kasus Perlindungan Konsumen dan Bimbingan Operasional Petugas Pengawas Barang Beredar Jasa dan PPNS Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan RI.

Bahkan, sidang pada Selasa (20/9) dengan agenda keterangan saksi yang meringankan dan keterangan terdakwa. Terdakwa Xaveriandy sendiri dijerat dengan pasal 113 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp 5 miliar.


Xaveriandy juga didakwa melanggar  Peraturan Menteri Pertanian Nomor 68 tahun 2013 tentang Pemberlakuan SNI Gula Kristal Putih Secara Wajib.

Kasus ini berawal pada 28 April 2016, Polda Sumbar membongkar 30 ton gula pasir tanpa SNI (Standar Nasional Indonesia) di gudang di KM 22 Jalan Bypass, Kecamatan Kototangah, Padang.

Polda menetapkan tersangka Xaveriandy Sutanto, Direktur CV Rimbun Padi Berjaya.

Pada 21 Juni lalu, berkas kasus ini dilimpahkan penyidik Polda Sumbar ke Kejati Sumbar. Kejaksaan melimpahkan berkas kasus gula pasir tanpa SNI ke Pengadilan Negeri Padang pada 2 Agustus 2016.

Pada 9 Agustus 2016, sidang perdana kasus gula tanpa SNI dengan terdakwa Xaveriandy Susanto.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Syamsi, mengatakan kasus gula impor tak SNI sudah lama diserahkan ke kejaksaan dan berkasnya sudah P-21.

“Saya tegaskan lagi, kasus gula beserta barang bukti dan pelakunya sudah kita serahkan ke kejaksaan,” ujar mantan Wakil Ditlantas Polda Sumbar sebagaimana dikutip Padang Ekspres, Minggu (18/9).

(cr18/e)