Ini Korban Selamat Kapal Tenggelam di Tanjungpinang, Ceritanya Bikin Merinding

Resty korban selamat.jpg.21
Resti Rina Sasih korban selamat kapal tenggelam di Tanjungpinang. foto: batam pos

“Bang, tolong. Pompong yang saya naiki ini mau tenggelam,” Resti melapor kepada abangnya dari balik telepon. Mesin mati. Air sudah sebetis kaki. Ombak meninggi.

Awan gelap Minggu (21/8/2016) pagi kemarin luput terbaca sebagai pertanda. Yang Resti tahu, ia sedang ingin menyeberang ke Pulau Penyengat, Tanjungpinang.

Bersua dengan sanak-familinya di sana. Akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk bersenang-senang.

Perempuan 25 tahun ini rela menyeberang dari Batam ke Tanjungpinang untuk menyambung silaturahim dengan keluarganya.


Pagi-pagi benar. Jam masih menunjuk sekitar pukul 08.30 WIB. Tidak ada matahari. Mendung menggantung sejak dini hari.

Air laut berkecipak dan semakin meninggi. Angin berembus tidak teratur. Kadang dari barat ke timur. Resti masih menunggu dengan terpekur.