Presiden Jokowi Pakai Sarung Melamun di Pantai, Kenapa Ya?

Jokowi melamun di pantai
Presiden Jokowi melamun di pantai (Instagram)

POJOKSATU.id, MEDAN – Presiden Jokowi sedang melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara (Sumut). Jokowi meninjau proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Idanoi di Kabupaten Nias. Selain itu, Jokowi juga akan meresmikan dimulainya proyek pembangunan perluasan Pelabuhan Sambas Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah hari ini, Sabtu (20/8/2016).

Di sela-sela kunjungan tersebut, Jokowi menyempatkan diri menikmati pemandangan indah dan deburan ombak di salah satu pantai di Sumut.

Sebuah foto menunjukkan Jokowi duduk seperti orang melamun di pinggir pantai. Presiden Jokowi tampak mengenakan sarung dan kemeja putih. Jokowi menatap jauh ke arah laut yang membentang luas.

Foto tersebut diduga diambil pada Sabtu pagi (20/8/2016). Diduga, Jokowi baru saja menunaikan ibadah Shalat Subuh lantas jalan-jalan ke pantai. Suasana di pantai masih sepi. Hanya cahaya mentari pagi yang mengintip dari ufuk timur.


“Rehat sejenak sebelum ke Sibolga. Kemarin saya melihat progres PLTG Gunung Sitoli. Oktober tahun ini masyarakat Nias sudah dapat menikmati tambahan 25 MW dari yang sekarang 27 MW. Tahun depan tambah lagi 25 MW. Saya juga meletakkan batu pertama pembangunan transmisi yang akan membentang sepanjang 110 km dari Idanoi hingga Teluk Dalam. Perikanan dan pariwisata Nias harus maju,” tulis Jokowi sebagai keterangan foto di Instagram pribadinya, Sabtu (20/8).

Jokowi
Jokowi (Instagram)

Hari ini agenda Jokowi cukup padat. Salah satunya meresmikan dimulainya pembangunan perluasan Pelabuhan Sambas Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut.

BACA: Spanduk Kontroversial HUT RI di Kampus UPR Dianggap Dukung Kudeta Jokowi

Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin di Gunung Sitoli Nias, menyebutkan Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan para menteri kabinet akan bertolak menuju Tapanuli Tengah dari Bandara Binaka Gunung Sitoli dengan menumpang pesawat CN-295 TNI AU.