Menyedihkan, Tak Satu Pun Anggota Dewan Dengar Pidato Presiden Jokowi

Ruang rapat paripurna kosong
Tak ada satupun anggota DPRD Kota Jambi yang mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Jokowi. Foto Surya Elviza via Jambi Independen

POJOKSATU.id, JAMBI – Pidato Presiden Jokowi pada sidang istimewa DPR-MPR tak berarti bagi anggota DPRD Kota Jambi. Buktinya, tak satu pun anggota dewan di kota itu yang ikut mendengarkan pidato kenegaraan Jokowi, Selasa (16/8).

Selain anggota dewan, pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Jambi juga tidak ikut mendengarkan pidato Jokowi. Padahal, ruang rapat paripurna DPRD Kota Jambi sudah ditata dengan rapi. Bahkan, dua layar besar disiapkan di bagian depan yang menyiarkan pidato Presiden Jokowi.

Pidato kenegaraan Presiden Jokowi berlangsung pukul 10.30 WIB. Namun saat itu ruang rapat paripurna DPRD Kota Jambi dalam kondisi kosong melompong. Tidak ada satupun anggota dewan yang berada di dalam ruangan itu. Mulai dari pimpinan, anggota dewan hingga undangan lainnya. Begitu juga dengan unsur Pemko Jambi juga tidak ada yang hadir.

DPRD hanya mendengarkan sidang tahunan MPR yang digelar dari pukul 09.30 hingga 10.00 WIB. Sedangkan sidang paripurna DPR dalam rangka memperingati 71 tahun kemerdekaan Indonesia pukul 10.30 hingga 11.30 WIB yang berisi pidato kenegaraan Presiden Jokowi tidak didengar sama sekali.


Sebelum break, pembawa acara pada sidang paripurna istimewa menyampaikan bahwa nanti pukul 14.00 WIB tamu undangan diharapkan hadir kembali menyaksikan pidato kenegaraan presiden tentang penyampaian RAPBN.

”Hadirin diharapkan pukul dua nanti agar hadir kembali ke ruang rapat utama dalam rangka mendengarkan kembali pidato kenegaraan,” ucap pembawa acara yang dilansir Jambi Independent (Jawa Pos Group/pojoksatu), Selasa (16/8).

Lalu, para undangan pun keluar dari ruang sidang sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka pun menuju ke ruangan konsumsi untuk menyantap hidangan yang telah disediakan.

Setelah makan, undangan pun satu persatu keluar dari kantor DPRD dan pulang. Sehingga saat paripuran DPR RI pukul 10.30 WIB, tidak ada satupun undangan yang hadir dan ruangan pun terlihat kosong.

Sekretaris DPRD Kota Jambi Alamina Pinem ketika dikonfirmasi mengaku pihaknya tidak menerima petunjuk teknis pelaksanaan paripurna dari pusat. Sehingga terjadi kesalahpahaman. ”Tidak ada petunjuk dari pusat,” kilahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi M Nasir tidak mau berkomentar banyak tentang hal ini. Menurutnya, memang pihaknya tidak ikut mendengarkan pidato presiden yang digelar mulai pukul 10.30 WIB tersebut.

”Yang terpenting itu adalah mendengarkan tentang nota keuangan pada pukul 14.00 WIB,” ujarnya.

(viz/nid/iil/JPG)