Didesak PBB dan Uni Eropa, Pemerintah Indonesia Tetap Pastikan Eksekusi Mati Besok

Eksekusi Mati
Eksekusi Mati

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemerintah Indonesia tetap akan melakukan eksekusi mat terhadap 14 orang terpidana mati kasus narkoba dini hari besok. Meskipun pihak PBB dan Uni Eripa mendesak pemerintah Indonesia untuk menghentikan pelaksanaan eksekusi mati karena dianggap meanggar HAM.

Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Zeid Ra’ad Al Hussein mengaku sangat prihatin atas kasus-kasus hukuman mati yang kurang transparan dan patuh pada hak atas peradilan yang adil, termasuk hak untuk banding.

Hussein mendesak pemerintahan Presiden Jokowi untuk segera memberlakukan moratorium atas hukuman mati.

Namun kenyataannya, semua itu tak bisa tertahankan lagi. Sejumlah ambulans yang membawa peti mati tiba Kamis pagi (28/7) di Cilacap, Jawa Tengah, kota pelabuhan yang tedekat dengan Nusakambangan, dimana eksekusi terhadap terpidana hukuman mati, yang sebagian besar adalah warga negara asing dengan kasus narkoba, akan dilakukan oleh regu tembak.


Pihak berwenang telah mulai memperketat keamanan di penjara tersebut beberapa hari yang lalu, dengan lebih dari 1.000 polisi dikirim ke Cilacap dan Nusakambangan.