Bom Bunuh di Solo Sudah Diskenario, Ini Buktinya…

Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto menerangkan, aksi bom bunuh diri di Polresta Surakarta, Solo telah terjadi skenario yang sistematis. Pasalnya kejadiannya berbarengan dengan peristiwa teror di sejumlah negara lainnya.

“Kejadian di Solo itu berpotensi di mana saja, karena ada skenario menurut analisis saya karena di berbagai negara sudah terjadi mulai di Nabawi, Baghdad,” beber dia di Polda Metro Jaya, Selasa (5/7).

Dia yang mantan Kapolda Jawa Barat ini mengatakan, untungnya di Solo anggota bisa sigap, sehingga korban bisa diminimalisir dan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Syukurlah kita bisa sigap sehingga korban tidak banyak,” sambung lulusan Akademi Kepolisian tahun 1986 ini.


Diketahui, pada Selasa (5/7) pagi di Mapolres Surakarta tepatnya sesudah apel, seorang pria tak dikenal masuk ke Polres menggunakan sepeda motor.

Sempat ditanyai petugas untuk apa keperluannya, pria ini tiba-tiba meledakan diri hingga tewas dan menyebabkan anggota Polri terluka di bagian wajah.

(elf/JPG)