Perppu Kejahatan Seksual Terhadap Anak Segera Keluar, Apa Saja Isinya?

Menko PMK Puan Maharani mengumumkan SKB 3 menteri soal libur nasional dan cuti bersama 2016
Menko PMK Puan Maharani mengumumkan SKB 3 menteri soal libur nasional dan cuti bersama 2016

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menyatakan Presiden Jokowi akhirnya memilih opsi mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) mengenai perlindungan kejahatan seksual anak.

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengatakan perppu telah disetujui Presiden Jokowi dan akan diberlakukan secepatnya.

“Dalam ratas yang tadi dipimpin presiden, diputuskan bahwa berkaitan dengan perlindungan kekerasan seksual anak, akan dikeluarkan segera perppu,” ujar Puan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/5/2016).

Menurut Puan, ada beberapa aturan yang diberlakukan dalam perppu tersebut soal landasan hukuman bagi kekerasan seksual pada anak.


“Yang ‎masuk dalam perppu tersebut adalah pemberatan hukuman, akan ada salah satu hal berkaitan dengan hukuman pokok, yaitu bisa menjadi hukuman maksimal 20 tahun. Lalu ada hukuman tambahan yang mungkin kebiri atau mungkin juga diberikan chip kepada pelaku untuk bisa dipantau,” ujar Puan.

Selain hukuman kebiri dan pemberian chip, perppu juga menjadi landasan penambahan hukuman berupa publikasi identitas pelaku kejahatan seksual secara masif. Namun, kata Puan, pemberlakuan itu masih dalam tahap kajian teknis. ‎

(sta/pojoksatu)