Ini Daftar Korban Perahu Karam di Kepulauan Seribu Saat Libur Panjang

tewas
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA –  Sedikitnya lima warga Jalan Tangkihun III, RT 08 RW 02, Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat menjadi korban saat kapal kayu yang mereka tumpangi memancing tenggelam di Kepulauan Seribu.

Mereka berangkat pada Jumat malam (6/5) pukul 22.00. Sepuluh warga Taman Sari itu menuju dermaga Kali Adem ke Pulau Panggang, tempat memancing favorit.

Mereka menyewa kapal kayu milik Abdul Wahab, 37. Entah atas alasan apa, tiga warga, yakni Edy, 35; Indra, 20; serta Reza, 20; urung berangkat ke tengah lautan dan memilih istirahat di Pulau Panggang.

Kapolsek Kepulauan Seribu AKBP John Weynart Hutagalung menyatakan, kapal kayu nelayan itu disewa para korban untuk memancing di perairan laut barat Pulau Panggang.


“Mereka (korban) memang sudah biasa memancing di Pulau Panggang dan sering menyewa kapal nelayan milik Abdul Wahab,” kata John di kantor perwakilan Mapolres Kepulauan Seribu di Pademangan, Jakarta Utara, kemarin.

Lima korban yang sudah meninggal itu pun dibawa ke RSUD Pulau Pramuka untuk diidentifikasi. Dari catatan identitas di tubuhnya, kelima korban adalah Doni Marsel, Gioksun, Fahrul Majid, Sonson, dan Oki.

Seorang anggota rombongan yang belum ditemukan hingga saat ini bernama Giokliong. Setelah ditemukan, kelima jenazah dibawa ke RSUD Kepulauan Seribu dan sudah diidentifikasi pihak keluarga.

“Masih kami cari satu korban lagi. Untuk nakhodanya masih dalam pemeriksaan,” ujarnya.

(gum/c9/kim/ril)