Tolong Teman Tenggelam Malah Jadi Korban

tewas
Ilustrasi

POJOKSATU.id, SURABAYA — Seorang bocah bernama Alvin Ramadhan, 11 berhasil diselamatkan anggota prajurit TNI AL, M.Zakaria di Pantai Kenjeran, sebelah timur Suramadu. Alvin bersama M. Salim (16) terseret arus, Sabtu kemarin.

Dalam peristiwa nahas itu, Zakaria hanya bisa menyelamatkan Alvin karena badannya yang lebih kecil. Sedangkan, Salim meninggal. Setelah kejadian itu Alvin dan temannya Noval dibawa ke Mapolsek Kenjeran untuk dimintai keterangan.

Keduanya kemudian membeberkan kronologi kejadian yang mereka alami. Sabtu pagi itu, keduanya bersama Salim berencana mencari keong di pinggir pantai yang sedang surut. Mereka bertiga bahkan turun hingga 10 meter dari bebatuan di pinggir pantai.

“Saya gak ikut. Yang turun cuma Alvin sama Salim,” ujar Noval.


Mereka tidak menyadari pada jam-jam tersebut, air pasang sedang deras-derasnya naik. Bahkan, Alvin dan Salim tetap sibuk berburu ikan. Alvin ketika itu menemukan ikan pari kecil, tapi langsung membuangnya karena sudah mati. Melihat Alvin membuang ikan buruan, Salim marah. Dia menyuruh Alvin mengambil ikan itu lagi.

“Kalau gak diambil, saya dibilang cemen,” ujar siswa kelas III MI Al Masita itu.

Air pasang yang naiknya cepat langsung menyeret tubuh mungil Alvin. Melihat temannya terseret ombak, Salim yang memiliki tubuh lebih besar langsung berlari dan menarik temannya itu ke pinggir. Namun, usaha tersebut gagal. Arus laut yang deras malah menarik keduanya ke dalam. Untung, Noval bergegas meminta tolong pada Zakaria.

Aksi heroik Zakaria akhirnya berhasil menyelamatkan Alvin. Sementara itu, Salim yang memiliki badan lebih besar terus tenggelam. Lengan Zakaria keram dan tidak mampu menahan tubuh Salim.

Sementara itu, tim Satlak PB bekerja sama dengan SAR yang melakukan pencarian sekitar lima jam akhirnya menemukan jasad Salim. Bocah yang sudah putus sekolah itu ditemukan di perairan Tambak Wedi, sekitar 10 meter lokasi tenggelam. Tampak pula ibu korban, Rohma, warga Tenggumung Wetan Gang Kemuning, yang tidak henti-hentinya menangis saat melihat anaknya dimasukkan ke kantong jenazah.

(all/c7/fat/flo/jpnn)