Pesawat Batik Air Terbakar, 200 Pasukan PBB Pusing

Pasukan PBB
Pasukan PBB Indonesia untuk Sudan di Bandara Halimperdana Kusuma. Foto: Fatan Sinaga/JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pesawat Batik Air terbakar setelah tabrakan dengan pesawat TransNusa di landasan pacu Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (4/4) malam.

Insiden itu mengganggu seluruh jadwal penerbangan, termasuk jadwal penerbangan 200 pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Indonesia untuk Sudan, Timur Tengah. Mereka tidak bisa mengudara lantaran kecelakaan tersebut.

“Ini akibat trouble tadi (pesawat kecelakaan), seharusnya pukul 22.00 WIB berangkat, sekarang jadi pukul 24.00 WIB,” kata Dian Adi Pranata, salah satu anggota TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB dari Indonesia untuk Sudan.

Pesawat Batik Air terbakar di bandara Halim Perdana Kusuma
Pesawat Batik Air terbakar di bandara Halim Perdana Kusuma

Menurut Dian, pasukan yang tergabung dalam pasukan PBB Indonesia untuk Sudan sebanyak 200 personel akan berangkat. Agenda keberangkatan tadinya dijadwalkan pada pukul 22.00 WIB.


Dari bandar udara Halim Perdanakusuma pasukan PBB asal Indonesia itu akan transit lebih dulu di Bombay, India.

(Mg4/jpnn/pojoksatu)