Begini Cara Walikota Makassar Cegah LGBT

LGBT
ilustrasi gay

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Selali ada cara bagi Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto untuk mengatasi fenomena yang berkembang di masyarakat, yang mengancam tatanan hidup bermasyrakat.

Dalam urusan untuk menangkal isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), Pomanto melakukan pengajian keliling di 143 kelurahan dan 14 kecamatan. Tujuannya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat.

“Tidak ada satu ajaran agama manapun yang membenarkan LGBT ini. Oleh karena itu kita harus meningkatkan pengetahuan agama kita dengan mengaji, mendengarkan ceramah, dan shalat berjamaah di masjid. Begitu pula dengan agama lain, harus beribadah sesuai agama masing-masing,” kata Ramdhan seperti dikutip RMOL, Kamis (24/3/2016).

Menurutnya, acara pengajian yang dijadikan program rutin Pemkot Makassar nantinya menggandeng Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam.


“Kita mengharapkan Muhammadiyah sebagai organisasi yang besar bisa meningkatkan pengetahuan dan menanamkan nilai agama kepada masyarakat agar terhindar dari fenomena LGBT ini,” jelas Ramdhan.

Meski demikian, dia mengimbau warga Makassar agar tidak diskriminatif pada kaum LGBT. Menurutnya kaum LGBT juga warga negara yang memiliki hak yang sama.

“Kalau perlu kita ajak mereka (kaum LGBT) untuk mengaji bareng, mendengarkan ceramah, agar mereka bisa sadar. Tapi yang perlu diingat jangan musuhi mereka,” kata Ramdhan.

Sebelumnya, Ramdhan juga mengadakan dzikir akbar yang digelar dengan mantan pengikut aliran Gafatar di Makassar. Dia pun menjadi satu-satunya kepala daerah yang menerima kepulangan eks Gafatar dengan baik. Perlakuan Ramdhan terhadap mantan pengikut aliran sesat tersebut mendapat pujian dari banyak pihak termasuk aktivis hak asasi manusia (HAM).

(wah/PS)