4 Korban Bentrok TNI vs Polisi Dilarikan ke Rumah Sakit

Danrem 152 Babullah Kolonel (Inf) Syafrial
Danrem 152 Babullah Kolonel (Inf) Syafrial. FOTO: Malut Post/JPNN.com

POJOKSATU.id, TOBELO – Sebanyak 4 korban bentrok TNI vs Polisi dilarikan ke RSUD Tobelo untuk mendapatkan perawatan intensif. Dari 4 korban tersebut, 3 di antaranya anggota TNI dan 1 polisi bernama Brigpol Jimmy, anggota Intel Polres Halmahera Utara (Halut).

Mereka adalah korban bentrok TNI vs Polisi di pesta  perkawinan anggota Polres Halut yang berlangsung di kediaman Wakapolres Kompol Robert D. Wosia, Jalan Aspol Desa Gamsungi Kecamatan Tobelo, Minggu dinihari (6/2). Bentrokan tersebut membuat pesta pernikahan dihentikan.

Informasi yang dihimpun Malut Post (Grup JPNN/pojoksatu.id), pertikaian berawal saat oknum anggota polisi dan TNI saling ejek  di pesta tersebut.

Karena sudah emosi, kedua kelompok saling baku hantam di tengah pesta. Insiden yang terjadi Minggu (7/2) dinihari pukul 01.00 WIT ini membuat undangan berhamburan keluar pesta.


“Saya lihat ada anggota polisi dan tentara sama-sama mengeluarkan pistol,” aku salah satu saksi mata.

Karena kekacauan ini, tuan rumah langsung menghentikan pesta. Perkelahian ini ternyata belum berakhir. Di luar tempat acara, kedua kelompok kembali baku hantam.  Perkelahian itu terhenti dengan sendirinya setelah ada korban luka di kedua belah pihak.

Untuk mencegah peristiwa ini meluas, Danrem 152 Babullah Kolonel (Inf) Syafrial, Minggu malam tiba di Tobelo. Pukul 22.00 WIT dia menggelar pertemuan dengan polisi di Polres Halut.

Hadir dalam pertemuan tersebut Dandim 1508 Tobelo Letkol (inf) Yudhi Prastetyo, Komandan Kompi  C Yonif 732 Banau Lettu (Inf) Ikbal Hanafi, Kapolres Halut AKBP Yudi Rumantoro dan jajarannya. Pertemuan berlangsung tertutup, wartawan dilarang meliputnya.

Kepada Malut Post, Danrem menjelaskan pertemuan ini adalah ajang silaturahmi antara TNI dan Polri.

“Kita seperti kakak dan adik, jika ada keretakan maka diperbaiki,” katanya diplomatis.

Dia menegaskan TNI dan Polri adalah pengayom masyarakat. Jika ada masalah harus diselesaikan.

Dandim 1508 Tobelo Letkol Inf Yudhi Prasetyo meminta media tak membesar-besarkan persoalan ini. Sebab masalahnya sudah selesai.

Sementara Kapolres Halut, tak banyak bicara. “Ini hanya silaturahmi antara TNI dan Polri,” tuturnya sambil tersenyum.

Pantauan Malut Post sampai tadi malam, kondisi di Kota Tobelo kondusif tak ada bias dari insiden tersebut.

(sam/onk/fri/jpnn/PS)