PNS Papua Ngaku Bawa Bom, Penumpang di Ruang Tunggu Bandara Disterilkan

Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Pengakuan Dominggus H Simnapendi, PNS dari Dinas Peternakan Pemprov Papua membawa bom di bandara Sultan Hasanuddin Makassar membuat penumpang bandara heboh.

Semua penumpang yang berada di lantai II Bandara Sultan Hasanuddin disterilisasi oleh petugas. Hal itu dilakukan setelah pemeriksaan Dominggus menggunakan alarm detektor metal berbunyi. Saat ditanya, ia mengaku membawa bom.

Dominggus langsung diperiksa petugas sekuriti penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (11/1/2016). Dominggus merupakan penumpang pesawat dari dari Bandara Sentani, Papua, menuju Jakarta yang transit di Bandara Hasanuddin Makassar.

“Penerbangan Dominggus ke Jakarta dibatalkan karena harus menjalani pemeriksaan di Markas Polsek Bandara Sultan Hasanuddin. Kasus ini masih didalami untuk proses lebih lanjut,” kata Kepala Polsek Bandara Sultan Hasanuddin Inspektur Satu Muhammad Djafar, Senin (11/1/2016).


Sebelumnya, pada Minggu (10/1/2016) kemarin seorang polisi bernama Ipda Cahyo Widyanto (25) juga ditahan karena mengaku membawa bom. Ia merupakan calon penumpang pesawat Lion Air dari Makassar dengan tujuan Denpasar, Bali.

“Oknum Polda Bali dan PNS Papua yang bergurau mengaku membawa bom dikenakan Undang-Undang Penerbangan. Ancaman hukuman penjaranya belum diketahui pasti karena masih didalami dan dilakukan pemeriksaan,” kata dia.

(ril/pojoksatu)