Lapindo Tarik Alat Berat, Kapolres Tarik Anak Buah dari Lokasi Pengeboran

Lokasi Lumpur Lapindo

POJOKSATU.id, SURABAYA – Kepolisian Resoty Sidoarjo menatik aparatnya yang mengamankan persiapan pengeboran sumur baru PT Lapindo Brantas Inc di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

Hal itu dilakukan menyusul permintaan pihak lapindo yang juga akan menarik alat beratnya di laokasi sumur Tanggulangin 1 tersebut. Rencana penarikan alat berat tersebut dilakukan hariĀ  Senin besok (11/1/2015).

“Hari ini pasukan kami tarik karena alat berat Lapindo besok Senin mau dikeluarkan dari lokasi pengeboran,” kata Kepala Kepolisan Resor Sidoarjo AKBP M Anwar Nasir, Sabtu petang (9/1/2016).

Menurut Anwar, rencana penarikan alat berat dari lokasi pengeboran disampaikan langsung Public Relations Manager Lapindo Brantas Inc Arief Setya Widodo. “Pak Yoyok (panggilan Arief Setya Widodo) sendiri yang bilang,” ujarnya.


Lapindo kata Nasir, meminta kepada Polres Sidoarjo untuk mengawal keluarnya alat berat. Di lokasi pengeboran, ada tiga alat berat dan sebuah truk tronton. Alat berat itu digunakan untuk meratakan tanah.

Diketahui, PT Lapindo Brantas mulai Rabu (6/1/2016) telah melakukan pengurukan sebagai persiapan pengeboran. Namun pada Sabtu kemarin kegiatan itu sudah diberhentikan.

Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, sebelumnya mengatakan akan menghentikan rencana pengeboran di Sumur Tanggulangin 1. Sumur tersebut rencananya bakal dibor pada awal Maret tahun ini.

Menurut Wiratmaja,pihaknya telah berkoordinasi dengan SKK Migas ihwal penundaan itu. “Perlu direevaluasi keamanan, aspek geologi maupun sosial,” ucap Wiratmaja. Selain itu dia mengatakan Direktorat Jenderal Migas belum memberikan persetujuan ihwal keselamatan kerja pengeboran dan spud in.

Lapindo Tarik Alat Berat, Kapolres Tarik Anak Buah dari Lokasi Pengeboran

POJOKSATU.id, SURABAYA – Kepolisian Resoty Sidoarjo menatik aparatnya yang mengamankan persiapan pengeboran sumur baru PT Lapindo Brantas Inc di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

Hal itu dilakukan menyusul permintaan pihak lapindo yang juga akan menarik alat beratnya di laokasi sumur Tanggulangin 1 tersebut. Rencana penarikan alat berat tersebut dilakukan hariĀ  Senin besok (11/1/2015).

“Hari ini pasukan kami tarik karena alat berat Lapindo besok Senin mau dikeluarkan dari lokasi pengeboran,” kata Kepala Kepolisan Resor Sidoarjo AKBP M Anwar Nasir, Sabtu petang (9/1/2016).

Menurut Anwar, rencana penarikan alat berat dari lokasi pengeboran disampaikan langsung Public Relations Manager Lapindo Brantas Inc Arief Setya Widodo. “Pak Yoyok (panggilan Arief Setya Widodo) sendiri yang bilang,” ujarnya.

Lapindo kata Nasir, meminta kepada Polres Sidoarjo untuk mengawal keluarnya alat berat. Di lokasi pengeboran, ada tiga alat berat dan sebuah truk tronton. Alat berat itu digunakan untuk meratakan tanah.

Diketahui, PT Lapindo Brantas mulai Rabu (6/1/2016) telah melakukan pengurukan sebagai persiapan pengeboran. Namun pada Sabtu kemarin kegiatan itu sudah diberhentikan.

Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, sebelumnya mengatakan akan menghentikan rencana pengeboran di Sumur Tanggulangin 1. Sumur tersebut rencananya bakal dibor pada awal Maret tahun ini.

Menurut Wiratmaja,pihaknya telah berkoordinasi dengan SKK Migas ihwal penundaan itu. “Perlu direevaluasi keamanan, aspek geologi maupun sosial,” ucap Wiratmaja. Selain itu dia mengatakan Direktorat Jenderal Migas belum memberikan persetujuan ihwal keselamatan kerja pengeboran dan spud in.

(ril/pojoksatu)