Bandara Sultan Hasanuddin Diteror Bom, Pelakunya Perwira Polisi

Oknum perwira polisi (jaket merah) saat diamankan di Bandara Hasanuddin Makassar karena bercanda ada bom. IST
Oknum perwira polisi (jaket merah) saat diamankan di Bandara Hasanuddin Makassar karena bercanda ada bom. IST

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Bandara Hasanuddin Makassar diteror bom oleh seorang perwira polisi, Ipda Cahyo Widyanto. Ipda Cahyo menyebut ada bom di dalam tas yang dibawanya.

Pernyataan polisi asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, membuat geger Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Minggu (10/1/2016). Insiden itu terjadi sekitar pukul 16.40 Wita.

Peristiwa itu terjadi saat Ipda Cahyo bersama tiga temannya tiba di Bandara Sultan Hasanuddin untuk terbang menuju Denpasar, Bali. Ipda Cahyo naik pesawat dengan nomor penerbangan JT-745.

Saat berada di X-Ray keberangkatan, Ipda Cahyo berkata kepada petugas keamanan bandara, “Ada Bom Itu,” sambil menunjuk tas yang dibawanya.


Petugas Avsec langsung melakukan sterilisasi di area Steril lantai dua Bandara Sultan Hasanuddin dan melakukan evakuasi awal terhadap penumpang yg berada disekitar area X Ray keberangkatan.

Kapolsek Bandara Iptu Jafar membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan saat ini pelaku sementara menjalani pemeriksaan oleh petugas Avsec bandara dan BKO TNI AU di pos keamanan sebelum diserahkan ke Polres Maros.

“Dari pemeriksaan awal penumpang tersebut katanya cuma bercanda. Tapi tetap akan diproses, sementara kami akan serahkan ke Polres Maros untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

(sahrul alim/pojoksulsel)