Jelang Pergantian Tahun Besok, TNI AL Akan Tenggelamkan 10 Kapal

Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemusnahan dengan cara menenggelamkan kapal yang diberlakukan untuk kapal pencuri ikan di wilayah perairan Indonesia seakan menjadi tren di tahun 2015.

Kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti itu menjadi semangat baru penegakan hukum bagi lembaga lain dalam memberantas kasus illegal fishing di tanah air.

Mengakhiri tahun 2015, TNI AL akan menenggelamkan sedkitnya 10 kapal pencuri ikan. Ini adalah hasil penangkapan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Hasil koordinasi KKP dengan TNI AL pada tanggal 28 Desember 2015. Rencana untuk menenggelamkan kapal ikan hasil tangkapan,” ungkap Kadispen TNI AL Laksma M Zainudin, Rabu (30/12/2015).


Zainudin mengatakan, ada beberapa lokasi tempat penenggelaman kapal yang berhasil ditangkap baik oleh TNI AL maupun KKP. Kapal yang akan ditenggelamkan itu sudah selesai kasus hukumnya di pengadilan.

“TNI AL menyiapkan 10 kapal ikan hasil tangkapan, akan ditenggelamkan Kamis (31/12) besok,” kata Zainudin.

Adapun dari 10 kapal tersebut, 6 di antaranya berbendera Indonesia. Kemudian 2 adalah kapal Filipina dan 2 kapal Malaysia. Sebanyak 6 kapal akan ditenggelamkan di Tahuna, Sulut, lalu 1 di Tarakan, Kaltara, dan 1 kapal di Tarempa, Kepri. Sisa satu kapal lainnya akan ditenggelamkan di Belawan, Sumut.

Hingga akhir 2015 ini, TNI AL sudah mengeksekusi 49 kapal penangkap ikan illegal. Sementara untuk hasil eksekusi gabungan sudah 107 kapal yang ditenggelamkan.

(ril/pojoksatu)