Mobil Masuk Sungai, Sopir dan Teman Wanitanya Hilang

Mobil nyemplung ke sungai
Mobil nyemplung ke sungai di dekat Jembatan Mahkota II, Samarinda. Foto prokal.co/pojoksatu.id

POJOKSATU.id, SAMARINDA – Sebuah mobil Toyota Hilux nyemplung ke dalam sungai di dekat Jembatan Mahkota II, Samarinda, Kalimantan Timur. Sopir dan teman wanitanya kabur meninggalkan mobil bernopol B 9724 PBB tersebut.

Safarudin, saksi mata menyebut, saat kejadian dirinya sedang nongkrong bersama teman-temannya di sebuah poskamling tak jauh dari lokasi kejadian.

“Saya melihat sorotan lampu mobil dari jembatan Handil Kopi,” tutur remaja berusia 18 tahun ini.

Tak lama setelah itu, datang dua pengendara motor menghampiri Safarudin dan teman-temannya, memberitahukan ada mobil nyebur ke sungai. Akhirnya Safarudin dan teman-temannya langsung menuju ke lokasi kejadian.


“Saat kami tiba sudah ada beberapa orang warga yang juga sedang melihat-lihat,” tuturnya.

Safarudin bersama rekannya nekat ikut masuk sungai yang dalamnya kurang lebih 1,5 meter untuk memeriksa keadaan mobil.

“Di mobil tidak ada orang. Kaca pintu sebelah kanan sudah terbuka. Tak ada orang,” kata Safarudin, seperti dilansir prokal.co (grup pojoksatu.id), Senin (28/12/2015).

“Dalam mobil hanya ada sebungkus rokok, sebotol air mineral dan dua buah jeriken,” ta,bah Safarudin.

Diduga sopir mobil dan teman wanitanya sengaja kabur. Hilangnya sopir pun jadi tanda tanya warga.

Anggota Bhabinkamtibmas Polsekta Samarinda Ilir yang bertugas di Kelurahan Sungai Kapih Bripka M Safii menuturkan, informasi yang dihimpunnya mobil tersebut pertama kali terlihat berada di bawah jembatan Perumahan Arisco. Saat beberapa warga coba menghampiri, sopir mobil tersebut langsung tancap gas.

“Setelah ngebut dan dikejar warga, mobil itu ujung-ujungnya sudah dalam sungai,” tutur Safii saat dijumpai di lokasi kejadian.

Mengetahui ada mobil dalam sungai, warga sekitar pun geger. Meski sudah larut, warga berbondong-bodong datang untuk melihat kondisi mobil maupun sopir.

“Informasi yang kami terima, selain sopir dalam mobil ada seorang wanita. Namun di mana keberadaan maupun bagaimana kondisinya belum kami ketahui,” tutur Safii.

Mobil akhirnya dievakuasi sore kemarin. Beberapa polisi dibantu warga menarik mobil menggunakan dump truck. Selanjutnya mobil yang sudah dipenuhi tanaman eceng gondok itu diamankan ke rumah warga terdekat, sembari menunggu polisi menelusuri siapa pemilik mobil tersebut.

(rm-3/rin/pojoksatu)