Penumpang ke Pramugari Batik Air: Kalau Saya Bawa Bom…

Pesawat Batik Air
Pesawat Batik Air

POJOKSATU.id, JAKARTA – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengamankan tiga penumpang pesawat Batik Air tujuan Kupang-Jakarta, Sabtu (27/12).

Ketiga penumpang asal Sukabumi, Jawa Barat dianggap telah melakukan teror sebelum pesawat dengan nomor penerbangan ID 6541 itu lepas landas.

“Kalau saya bawa bom gak boleh ya,” ujar Endang Hendi Susandi salah satu dari ketiga penumpang tersebut kepada pramugari Batik Air.

Sontak, pramugari pun was-was mendengar ucapan tersebut. Dia melaporkan kepada kapten pilot. Tim Gegana bersama Avsec Bandara El Tari, Kupang lantas melakukan penyisiran ke dalam pesawat.


Seluruh penumpang diturunkan dan diarahkan ke ruang tunggu Bandara, kemudian dilakukan pengecekan ulang melalui X-Ray.

Hasilnya, tak ditemukan-apa-apa. Hanya saja petugas mendapati tabung berisi cairan (baigon) di dalam koper tersebut. Pesawat yang dijadwalkan terbang pukul 08.00 Wita pun sudah lepas landas pada pukul 11.15 Wita.

Sementara Endang bersama dua temannya harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut atas perbuatannya. Pelaku yang mengaku bekerja sebagai ABK kapal di Alor dan akan pulang ke Sukabumi itu telah menganggu keselamatan penerbangan.

“Pelaku melanggar perundang-undangan penerbangan dengan UU No 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan,” tulis pihak Batik Air melalui keterangan resminya.

(fab/jpg/pojoksatu)