Lion Air Bantah Pramugari dan Pramugara yang Ditangkap Nyabu Karyawan Mereka

Pesawat Lion Air
Pesawat Lion Air

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pihak maskapai Lion Air membantah bahwa pramugara Muhamad Taufan (23) dan Pramugari Syifa Ranida (20) yang tertangkap tangan tengah mengkonsumsi sabu oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) adalah karyawan mereka.

“Kami putuskan mereka dipecat karena sering membuat masalah,” kata Direktur Umum Lion Air Edward Sirait di Gedung Lion Air, Jalan Gajah Mada, Harmoni Jakarta, Rabu (23/12).

Edward mengatakan dua orang tersebut melakukan sejumlah pelanggaran seperti bolos terbang. Pihak manajemen sudah meminta keduanya untuk menghadap, namun mangkir.

“Jadi yang ditangkap kemarin itu bukan karyawan kami. Karena keduanya sudah bukan bagian dari perusahaan kami,” katanya.


Seperti diberitakan sebelumnya, BNN menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap empat orang yang tengah melakukan pesta narkoba dan kumpul kebo di sebuah apartemen, Jalan Marsekal Suryadarma, Tangerang, Banten, Sabtu (21/12) akhir minggu lalu.

Sumber BNN menyebutkan, ketiganya merupakan awak maskapai Lion Air, lalu mereka baru saja mendarat dan berkumpul di apartemen tersebut.

Pramugara Muhamad Taufan dan Pramugari Syifa Ranida, kata sumber tersebut merupakan sepasang kekasih 3 tahun lamanya. Lalu seorang kopilot Sandi Haryadi (34), menurut sumber BNN bersama ibu rumah tangga berinisial NM (32) yang belakangan diketahui berprofesi sebagai wanita panggilan.

(mg4/jpnn/ps)