Ini Pernyataan Resmi Lion Air soal Pilot yang Ditangkap Nyabu

Lion Air. Foto int

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pihak manajemen maskapai Lion Air membantah pria berinisial SH yang ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) adalah pilotnya.

“Dia masih training calon copilot di Lion Air, jadi dia bukan karyawan kita. Masih training, baru 3 atau 4 bulan,” ucap Corporate Lawyer Lion Air Group, Harris Arthur Heddar, Selasa (22/12/2015).

Menurut Harris, karena kasus sabu itu membuat, sudah pasti calon kopilot itu tidak akan diterima di Lion Air. Dia mengatakan, kasus ini adalah masalah pribadi dan tak ada sangkut pautnya dengan maskapai.

“Dia sudah diberhentikan dari training kita. Enggak ada juga kita kasih-kasih bantuan hukum ke dia, itu urusan pribadi sama penegak hukum,” kata Harris.


Meski demikian, ia belum bersedia menyebut nama lengkap SH. Menurut Harris informasi detail pelaku adalah hak dari BNN untuk mempublikasikannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, selain SH, BNN bersama BNN Provinsi juga menangkap MT (23) pramugara danĀ  SR (20) pramugari dan NN, ibu rumah tangga. Mereka ditangkap di sebuah apartemen di Jalan Marsekal Suryadarma, Tangsel, Sabtu (19/12/2015) pukul 14.00 WIB.

“SH (35) pilot, MT (23) pramugara, SR (20) pramugari, dan NN (33) ibu rumah tangga. Mereka ditangkap sedang mengkonsumsi sabu dan ganja,” kata Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas) dalam jumpa pers.

(ril/pojoksatu)