Pilot Nyabu Itu Lulusan Luar Negeri, Ini Riwayat Profesinya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pilot berinisial SH yang ditangkap bersama dua rekannya, awak kabin dan seorang ibu rumah tangga ternyata merupakan lulusan luar negeri dan masih berstatus training di maskapai Lion Air.

“Walaupun training jangan dianggap training latihan di kelas, dia sudah duduk di kopkit dengan instruktur di belakangnya,” ujar Kepala BNP Banten, Kombes Heru Februanto usai konferensi pers, di kantor BNN Cawang, Jakarta Timur, Selasa (22/12/2015).

Sebelum pindah ke Lion Air, SH diketahui telah menerbangkan pesawat boeing klasik. Kepindahannya harus mengulang training ke pesawat boeing modern.

“Yang bersangkutan ini lulusan luar negeri dengan jam terbang di bawah 1.000,” kata Heru.


Masa training pilot di perusahaan maskapai barunya dilakukan satu tahun. Saat ini SH baru menjalankan 3 sampai 4 bulan traning.

“Keterangan dari maskapai tempat dia bekerja saat ini yang bersangkutan memiliki rekam jejak yang bersih dan baru kali ini tersandung masalah narkoba,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, BNN Banten menangkap 4 orang masing-masing adalah pilot Lion Ai, pramugara, pramugari dan seorang ibu rumah tangga.

“ESA (34) pekerjaan pilot, MT (23 pramugara), SR (20) pramugari, NM (33) ibu rumah tangga,” kata Kepalan BNN, Komjen Budi Waseso di Kantor BNN, Cawang, Jakarta, Selasa (22/12/2015).

(ril/pojoksatu)