Anggota DPR Sebut Kasus Papa Minta Saham Sangat Mahal

PT Freeport
PT Freeport

POJOKSATU.id, JAKARTA – Anggota Komisi V DPR, Nizar Zahro, menilai kasus papa minta saham ternyata sangat mahal. Bagi Nizar, mahal yang dimaksud bukan dalam arti yang sesungguhnya. Tapi, mahal dalam artian kiasan.

“Jadi bisa kita bayangkan berapa ratus miliar uang yang harus dibayarkan oleh sponsor hanya untuk menyaksikan pemberitaan yang berulang-ulang terkait kasus papa minta saham,” jelas legislator Gerindra.

Menurut Putra asli Madura ini, perdebatan antar pelaku, pendukung dan masyarakat juga sangat menguras pikiran dan emosi. Sehingga banyak waktu yang terbuang hanya untuk sekadar berkomentar dan menuliskan pendapat pribadi pada berbagai akun media sosial.

“Benar-benar mahal dan membuat lelah masyarakat, khususnya pemerhati kasus papa minta saham,” ucapnya.


Tambah Nizar, masih banyak persoalan bangsa yang harus dituntaskan ketimbang kasus papa minta saham. Salah satunya persoalan pendapatan negara dari sektor pajak yang tidak tercapai sehingga memaksa pemerintah berutang lagi.

“seharusnya masyarakat membiarkan MKD bekerja dan memutuskan secara etik apakah pelaku layak mendapatkan sanksi atau tidak,” pungkasnya.

(bis/pojoksatu)