Pembunuh Tata Chubby Divonis 16 Tahun, Langsung Cium Hakim

Tata Chubby dan Prio Santoso
Tata Chubby dan Prio Santoso

POJOKSATU.id, JAKARTA – Muhammad Prio Santoso (25), pembunuh Deudeuh Alfisahrin alias Tata Chubby divonis 16 tahun penjara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (30/11/2015).

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum, melakukan tindak pidana pembunuhan dan pencurian yang memberatkan. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Muhammad Prio Santoso dengan pidana penjara selama 16 tahun,” ujar Hakim Nelson Sianturi saat membacakan putusan Prio.

Setelah ketuk palu, Prio langsung mendekati hakim dan mencium tangannya. Hukuman Prio ini lebih ringan dari tuntutan jaksa, yakni 18 tahun penjara.

BACA: Deudeuh Tata Chubby Dibunuh Saat Ngeseks Gaya Doggy Style


Setelah keluar dari ruang sidang, Prio tak bersedia menjawab pertanyaan dari awak media. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada pengacara untuk menjawab pertanyaan yang diajukan kepadanya.

“Pak Ramzy (pengacara Prio) saja yang ngomong,” ujar Prio saat berjalan menuju sel tahanan di PN Jakarta Selatan.

Pengacara Prio, Ahmad Ramzy mengatakan, kliennya mengapresiasi putusan hakim yang menggugurkan dua pasal yang dituduhkan jaksa. Kendati demikian, Ramzy masih akan mempertimbangkan untuk mengajukan banding.

“Klien kami akan berdiskusi dulu dengan keluarganya. Jadi kami punya waktu 7 hari untuk pikir-pikir,” ujar Ramzy.

(one/pojoksatu)