Kelompok Radikal Anti Pemerintah Muncul di Sulsel

Abu Ibrahim al-Hashemi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, PINRANG – Sebuah kelompok radikal anti pemerintah muncul di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan. Kelompok itu menyebarkan kebencian pada pemerintah dan lambang negara Indonesia. Mereka memiliki pemahaman yang berbeda dengan prinsip kenegaraan.

Kelompok yang teridentifikasi di Lingkungn Toe, Kelurahan Pammase, Kecamatan Tiroang itu sudah memiliki 40 anggota. Dalam ajarannya, aliran ini diduga menerapkan doktrin menyebar kebencian terhadap wibawa pemerintah.

Camat Tiroang, Andi Taufik Arif membenarkan adanya kelompok itu. Dia juga mengaku sudah mendengar kabar paham radikal yang mulai meluas tersebut. Saat ini, pihaknya sudah melaporkan masalah ini ke pihak berwajib.

“Kami bersama Polsek Tiroang dan Koramil Pos Tiroang masih memantau pergerakan mereka. Kami juga imbauan warga agar tidak mau terpancing untuk ikut bergabung,” jelas Andi, Rabu (25/11) kemarin.


Namun ,Taufik mengaku belum mendapatkan bukti konkret kelompok itu. Pihaknya juga belum menemukan tindakan nyata kelompok itu yang menyimpang atau melawan negara.

Dia hanya mendapat kabar bahwa kelompok ini punya kaitan erat dengan ustaz Basri yang sebelumnya diringkus tim Densus 88 Mabes Polri di Makassar.

“Semuanya masih sebatas informasi dari warga setempat. Kelompok ini menyasar pemuda-pemuda kampung yang minim pendidikan,” tegas Andi.

(fajar/jos/jpnn/pojoksatu)