9 Film Pahlawan Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-70

Film Guru Besar Tjokroaminoto
Film Guru Besar Tjokroaminoto
Film Guru Besar Tjokroaminoto
Film Guru Besar Tjokroaminoto

POJOKSATU.id, JAKARTA – Hari ini, tepatnya dalah hari kemerdekaan RI yang ke-70. Di hari kemerdekaan ini, seluruh masyarakat Indonesia mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah berjasa mengorbankan jiwa raga untuk kemerdekaan RI.

Tepatnya, tanggal 17 Agustus 1945, Presiden Indonesia pertama, Ir. Soekarno membacakan naskah proklamasi di depan rumahnya. Maka, hingga kini, setiap tanggal 17 Agustus dijadikan momen seluruh rakyat Indonesia untuk mengenang jasa para pahlawannya.

Tak ketinnggalan, para seniman tanah air pun mencoba untuk membangkitkan kembali nilai juang dari pahlawan dalam bentuk film.

Berikut pojoksatu.id merangkum 9 film pahlawan dalam memperingati HUT RI ke-70: (zul/pojoksatu)


1. Naga Bonar

Nagabonar (Deddy Mizwar), adalah seorang pecopet yang mengakui dirinya adalah seorang Jenderal di pasukan kemerdekaan Indonesia di Sumatera Utara.

Pada awalnya Nagabonar melakukan ini hanya sekedar untuk mendapatkan kemewahan hidup sebagai seorang jenderal.

Namun, pada akhirnya dia menjadi seorang tentara yang sesungguhnya, dan memimpin Indonesia dalam peperangan bersama pasukannya termasuk Kirana (Nurul Arifin), Bujang (Afrizal Anoda), dan Mak (RoldyahMatulessy).

Film berdurasi 95 menit ini digarap sutradara M.T. Risyaf pada 1987. Bahkan, film Nagabonar memborong enam Piala Citra dalam ajang FFI 1987.

2. Tjoet Nja’ Dhien

Tjoet Nja’ Dhien adalah film drama epos biografi sejarah Indonesia tahun 1988 yang disutradarai oleh Eros Djarot.

Film tokoh pahlawan wanita asal Aceh, Tjoet Nja’ Dhien ini memenangkan Piala Citra sebagai film terbaik dalam Festival Film Indonesia 1988.

Film ini dibintangi Christine Hakim sebagai Tjoet Nja’ Dhien, Piet Burnama sebagai Panglima Laot, Slamet Rahardjo (kakak Eros Djarot) sebagai Teuku Umar, dan juga didukung Rudy Wowor.

Film ini merupakan film Indonesia pertama yang sempat ditayangkan pada ajang Festival Film Cannes 1989.

3. Sang Pencerah

Sang Pencerah adalah film drama tahun 2010 yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo berdasarkan kisah nyata tentang pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan.

Film ini dibintangi oleh Lukman Sardi sebagai Ahmad Dahlan, Ihsan Idol sebagai Ahmad Dahlan Muda, dan Zaskia Adya Mecca sebagai Nyai Ahmad Dahlan.

4. Janur Kuning

Film ini menceritakan tentang perjuangan kemerdekaan Indonesia dalam meraih kembali kemerdekaannya yang direbut kembali oleh pasukan sekutu.

Latar belakang yang diambil adalah di sekitar peristiwa Enam Jam di Yogya. Tokoh-tokoh nyata yang ditampilkan di sini di antaranya adalah Soeharto, Jenderal Sudirman, dan Amir Murtono. Janur kuning adalah lambang yang dikenakan para pejuang di lengan sebagai tanda perjuangan kemerdekaan tersebut.

5. Soegija

Soegija adalah film drama epik sejarah dari Indonesia yang disutradarai oleh sutradara senior Indonesia Garin Nugroho, dibintangi oleh budayawan Nirwan Dewanto yang memerankan tokoh pahlawan nasional Albertus Soegijapranata.

Film yang dibintangi aktor-aktor dari beragam latar belakang budaya ini akan diluncurkan di Indonesia pada tanggal 7 Juni 2012.

Dengan anggaran sekitar Rp 12 Miliar, film ini menjadi film termahal yang disutradarai Garin Nugroho.

6. Kereta Api Terakhir

Sebuah kisah dengan latar belakang gagalnya perjanjian Linggar Jati. Tentunya adegan pendekatan romantic, baikterhadap kepahlawanan maupun kisah cinta di baliknya.

Markas besar tentara di yogya memutuskan menarik semuakereta api yang ada di Yogya. Letnan Sudadi (Rizawan Gayo), letnan Firman (Pupung Haris) dan sersan tobing (GitoRollies) ditugaskan mengawal kereta yang diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto, Sudadi mengawal kereta pertama.Firman dan Tobing mengawal kereta terakhir.

Perjalanan kereta terakhir yang penuh hambatan menjadi inti cerita. Para pengungsi yang memenuhi kereta dan serangan pesawat Belanda memperkaya alur cerita. Diselipkan juga kisah cerita antara Firman dan dua Retno yang ternyata gadis kembar.

7. Soekarno

Lahir dengan nama Kusno, dan karena sering sakit diganti oleh ayahnya dengan nama Soekarno. Besar harapan anak kurus itu menjelma menjadi ksatria layaknya tokoh pewayangan – Adipati Karno.

Harapan bapaknya terpenuhi, umur 24 tahun Sukarno berhasil mengguncang podium. Film Soekarno adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 11 Desember 2013. Film ini dibintangi oleh Ario Bayu dan Maudy Koesnaedi. Film ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo.

8. Guru Bangsa: Tjokroaminoto

Guru Bangsa: Tjokroaminoto adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 2015. Film ini disutradarai oleh Garin Nugroho dan diproduseri Christine Hakim.

Film yang menceritakan biografi tokoh pahlawan nasional Tjokroaminoto ini melibatkan beberapa aktor/akris yang terlibat dalam film ini antara lain Reza Rahardian, Christine Hakim, Didi Petet, Alex Komang, Egi Fedly, Sujiwo Tedjo, Maia Estianty, dan lain-lain.

9. Jenderal Soedirman

Film Jenderal Soedirman belum secara resmi rilis di bioskop. Rencananya, film yang dibintangi Adipati Dolken ini akan rilis pada 17 Agustus mendatang.

Jenderal Soedirman menjadi salah satu tokoh bangsa yang sangat berperan dalam memperebutkan kemerdekaan RI.

Itulah 9 film pahlawan untuk peringati kemerdekaan RI yang ke-70.

(berbagai sumber/wikipedia)