Seru… Gedung Merdeka Bisa Main Angklung

Gedung Merdeka yang disulap jadi layar raksasa dan 'bisa' main angklung. | FOTO: Dudi S/Twitter
Gedung Merdeka yang disulap jadi layar raksasa dan 'bisa' main angklung. | FOTO: Dudi S/Twitter
Gedung Merdeka yang disulap jadi layar raksasa dan ‘bisa’ main angklung. | FOTO: Dudi S/Twitter

POJOKSATU.id, BANDUNG – Depan Gedung Merdeka jadi lautan manusia, Sabtu (25/4/2015) malam ini. Mereka pun asyik menyaksikan gedung yang baru saja selesai menjadi pusat kegiatan Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015 ini bisa ‘bergerak’-gerak’.

Sorak dan tepuk tangan pun tak putus sepanjang penayangan video mapping di Gedung Merdeka. Selain meceritakan jejak sejarah KAA, pada video mapping ini pun dipertontonkan bagaimana Gedung Merdeka ‘bisa’ main angklung sendiri.

”Woh…seru! Keren…keren,” teriak sejumlah pengunjung yang menyaksikan video mapping ini.

Tak kalah seru ketika diperdengarkan lagu Halo-halo Bandung. Secara spontan, pengunjung turut bernyanyi bersama.


Video mapping diproduksi Sembilan Matahari. Sembilan Matahari menggandeng studio visual effect dan animasi 3D yang dalam produksinya. Mereka anak-anak muda penggiat industri kreatif, yaitu Anamorphic, Kampung Monster, S/VFX, dan Ayena Studio.

Sembilan Matahari diketahui sukses membuat gedung-gedung bersejarah di Indonesia ‘bergerak’ sendiri. Misalnya, Museum Fatahillah, Gedung Sate, Museum Batik Pekalongan, dan Museum Nasional.

(kan/ps)