Maling Motor ‘Dipermak’ Warga

DIGIRING: Opik (28) warga Sukabumi, tertangkap dan wajahnya dipermak warga setelah mencuri kendaraan motor .
DIGIRING: Opik (28) warga Sukabumi, tertangkap dan wajahnya dipermak warga setelah mencuri kendaraan motor .
DIGIRING: Opik (28) warga Sukabumi, tertangkap dan wajahnya dipermak warga setelah mencuri kendaraan motor .

POJOKSATU – Pelaku pencurian kendaraan motor di siang bolong, Opik (28) warga Sukabumi, tertangkap dan dipermak warga. Apesnya pelaku spesialis pencuri kendaraan ini tertangkap saat hendak mencuri Honda Vario nopol F 3550 ZP milik Vivi Sutanto (39) di Perumahan Arwinda Cluster Blok D/2, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Cianjur.

Menurut keterangan Vivi, sekitar pukul 10.00 WIB, sepeda motor miliknya tengah diparkir dekat garasi rumahnya dan sudah dalam keadaan terkunci stang. Karena merasa aman, ia pun lantas meninggalkan motornya itu untuk membeli semen ke toko material yang berjarak tidak jauh dari rumahnya.

“Saya pikir kan aman. Biasanya juga saya parkir di situ. Apalagi sudah saya kunci stang,” kata Vivi ditemui di Mapolres Karangtengah di Jalan Raya Bandung.

Namun, diakui Vivi, karena jarak toko material tidak lebih dari lima menit dari rumahnya itu, ia pun lantas meninggalkan rumahnya itu dengan tanpa menutup pintu gerbang. Apalagi, lanjut Vivi, ada satu pekerja bangunan yang sedang bekerja memperbaiki rumahnya.


Tidak lebih dari lima menit berada di toko material itu, Vivi pun kemudian langsung kembali pulang ke rumahnya. Namun, di tengah perjalanan pulang, ia dikagetkan dengan seseorang yang membawa motor yang serupa dengan motor miliknya. Meski begitu, ia sama sekali tidak menduga bahwa yang dibawa lari itu adalah motornya.

“Saya baru sadar setelah ada seorang tetangga saya yang meneriaki maling dan memberitahukan kalau yang dicuri tadi itu adalah sepeda motor saya. Setelah itu ya spontan saya ikut meneriaki maling,” jelas Vivi lagi.

Melihat hal itu, Vivi pun tidak tinggal diam. Perempuan berjilbab itu pun kemudian sempat akan berlari mengejar pelaku yang sudah membawa kabur sepeda motornya. Namun niat itu urung lantaran salah seorang warga yang lainnya memberitahukan bahwa salah seorang pelaku lainnya masih berada di dalam komplek perumahan.

Mendengar kegaduhan dan teriakan Vivi itu, memantik warga yang langsung berhamburan keluar rumah ikut mengejar pelaku Opik, warga Kampung Pasir Gabig RT 02/03, Desa Bojong Kembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

“Semua akhirnya mengejar pelaku yang masih ada di dalam perumahan. Soalnya, pelaku yang tadi sudah kabur membawa sepeda motor saya,” ujar Vivi lagi.

Melihat kejaran warga yang semakin banyak, Opik yang sedianya berniat mengambil kembali motor yang ia kendarai bersama rekannya sesama pencuri, yakni Honda Vario warna putih nopol F 2312 NJ, pun kemudian berlari menghindari kejaran warga.

Namun, karena terpojok, Opik yang sempat naik ke atap rumah-rumah warga dan hendak melarikan diri melompati pagar pembatas perumahan dengan areal persawahan itu kemudian tertangkap warga, yang tanpa dikomando, langsung menghujamkan pukulan bertubi-tubi dan mengeroyoknya hingga babak belur.

“Dia langsung dipukuli warga. Dia juga sempat tidak mengaku. Tapi setelah dirogoh sakunya, ada kunci sepeda motor yang ternyata cocok dengan sepeda motor yang dipakainya untuk mengintai tadi,” terang Vivi.

Opik pun lalu digiring warga di pos kamling untuk kemudian diinterograsi serta mendapatkan hujaman pukulan dan tendangan tambahan dari warga yang menurut Vivi, sudah tujuh kali terjadi kehilangan sepeda motor dengan cara serupa. “Dia ngakunya baru sekali. Makanya warga kesal dan terus memukulinya,” tambah dia.

Beruntung, petugas dari Polsek Karangtengah segera datang dan mengamankan pelaku ke Mapolsek Karangtengah. Meski sudah diamankan dari amukan warga, tak urung, tubuh pelaku pencurian tersebut babak belur dan penuh luka memar pada beberapa bagian tubuhnya.

Kapolsek Karangtengah, Kompol Darmaji melalui Kanit Reskrim AKP Tio membenarkan, pelaku pencurian motor tertangkap, setelah pihaknya menerima informasi dan laporan dari warga. Bersama pelaku, pihaknya pun turut mengamankan sebuah sepeda motor Hinda Vario nopol F 2312 NJ yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksi kejahatan.

“Pelaku ini dimungkinkan merupakan jaringan antar daerah. Setiap menjalankan aksinya, dia tidak sendiri dan selalu berdua dengan rekannya. Pelaku sendiri posisinya sebagai pengintai atau yang menggambar keadaan dan situasi sebelum akhirnya mencuri sepeda motor,” papar Tio.

Tio menambahkan, berbekal pengakuan dan keterangan Opik, pihaknya masih mengejar seorang pelaku lainnya yang identitasnya sudah diketahui, yakni atas nama Dace warga Desa Bojong KUD, Kecamatan Bojongkembang, Kabupaten Sukabumi.

“Seorang pelaku masih kita kejar. Mereka mengakui sudah menjalankan aksinya di Cianjur ini di empat tempat. Tapi masih kita dalami kebenarannya. Apalagi yang bersangkutan berasal dari luar Cianjur. Kemungkinan masih ada sejumlah kejadian lain yang belum diungkapkan pelaku,” tuturnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini harus mendekam di dalam sel tahanan Mapolsek Karangtengah. “Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” tegas dia.(ruh/dep)