Minggu Palma, Umat Katolik di Indonesia Mulai Pekan Suci

Perayaan Keagamaan, Katolik, Berita Terkini, Perstiwa Terkini
Ilustrasi Minggu Palma. | Foto: sesawi.net
Perayaan Keagamaan, Katolik, Berita Terkini, Perstiwa Terkini
Ilustrasi Minggu Palma. | Foto: sesawi.net

POJOKSATU.id, JAKARTA – Umat Katolik di Indonesia merayakan Minggu Palma. Mereka merayakan Minggu Palma pada Minggu (29/3/2015) ini untuk mengenang masuknya Yesus ke kota Yerusalem sebelum disalibkan.

Minggu Palma merupakan peringatan dalam liturgi gereja Kristen Katolik yang selalu jatuh pada hari Minggu sebelum Paskah.
Pada perayaan Minggu Palma ini, seluruh umat Katolik yang misa di gereja membawa daun palma. Sementara salib Yesus yang ada di atas altar dibalut kain berwarna ungu.

Di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, misalnya, umat Katolik daun-daun palem sebagai simbol kemenangan atas dosa dan kematian dari kesyahidan yang diasosiasikan dengan kejayaan Kristus memasuki kota Yerusalem dengan seekor keledai.

”Dalam tradisi gereja Katolik, perayaan Minggu Palma ini adalah sebuah peristiwa iman yang sangat istimewa karena sebagai pembuka pekan suci sebelum Yesus mati dan bangkit dari kematian-Nya di kayu salib,” kata Romo Stefanus Mau, Pr, ketika memimpin Perayaan Liturgi dan Ekaristi, di Stasi St Hendrikus Binilaka, Paroki St Yoseph Pekerja Penfui.


Minggu Palma juga tampak akrab di Jambi. Gereja Katolik Santa Teresia, misalnya, menggelar misa Tri Hari Suci yaitu Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Paskah. Masing-masing hari memiliki makna tersendiri, yang merupakan urutan proses perjamuan terakhir, penyaliban, dan kebangkitan Yesus. (kan/ps)