Petani Bakar Tanaman Cabai

HANGUS: Tanaman cabai di Dusun Padang Bulan, Desa Tegalrejo, dibakar karena terserang cacar Jumat (27/3).
HANGUS: Tanaman cabai di Dusun Padang Bulan, Desa Tegalrejo, dibakar karena terserang cacar Jumat (27/3).
HANGUS: Tanaman cabai di Dusun Padang Bulan, Desa Tegalrejo, dibakar karena terserang cacar Jumat (27/3).

POJOKSATU – Tanaman cabai milik Sutikno, 35, di persawahan Dusun Padang Bulan, Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalsari, terpaksa dibakar karena terserang hama cacar Jumat (27/3). Itu dilakukan untuk menghindari meluasnya persebaran cacar ke tanaman lain.

’’Sebenarnya tanaman cabai ini memasuki masa panen, tapi terserang cacar,’’ terang Sutikno.

Menurut dia, tanaman cabai miliknya itu sudah dipanen sembilan sekali. Dan, seharusnya tanamannya tersebut bisa dipanen empat kali lagi. ’’Tapi, karena sudah rusak terserang cacar, ya kita matikan saja,’’ katanya.

Untuk membasmi hama cacar itu, dia beberapa kali melakukan penyemprotan. Tapi nyatanya, tidak ada pengaruh yang terlihat. ’’Daripada menyebar ke mana-mana,’’ ujarnya.


Sutikno mengaku merugi lantaran tanaman cabainya terserang cacar. Apalagi, harga cabai yang mencapai Rp 9.000 per kilogram dianggap cukup bagus. ’’Ya, saya rugi Rp 3 juta hingga Rp 4 juta,’’ tuturnya. (sli/abi/JPNN/c17/bh/dep)