Imigran Gelap Rawan Disusupi Agama Baru

Ilustrasi Imigran
Ilustrasi Imigran
Ilustrasi Imigran

POJOKSATU – Dilihat dari kejauhan, rumah detensi imigrasi (rudenim) yang tak jauh dari kawasan purna MTQ Pekanbaru begitu tenang. Tak banyak aktifitas para penghuninya yang nampak. Ada sebagian imigran yang berlalu lalang di sekitarnya, ada juga yang sesekali minta izin untuk ke luar mencari angin di luar rudenim. Mereka sering duduk-duduk yang bercerita antar sesamanya di dekat kedai kopi, persis di belakang purna MTQ tersebut.

Meski nampak sepi dari luar, siapa yang menduga kalau aktifitas di dalam rudenim cukup sibuk. Selain kesibukan para imigran sehari-hari, dari pengakuan seorang warga yang ditemui Riau Pos (Grup Pojoksatu.id) di lokasi ini, juga ada aktifitas tak wajar yang terjadi setiap hari di rudenim tersebut.

‘’Setiap pekan, bahkan hari-hari ada saja yang datang ke rudenim tersebut. Yang datang ini bukan hanya sekedar datang, tetapi dengan maksud dan tujuan sangat jelas. Sepertinya dari pemuka agama tertentu, yang sering datang dan menyebarkan ajaran agamanya kepada para imigran yang ada di rudenim tersebut,’’ kata sumber ini, tanpa mau namanya dikorankan.

Bahkan, masih menurut sumber ini, para imigran tersebut juga di iming-imingi janji untuk bisa ke luar dari rudenim dan di deportasi ke negara tertentu, asalkan imigran bersangkutan mau berpindah agama. Sumber ini meyakini, sudah sangat banyak korban dari imigran yang umumnya berasal dari Timur Tengah itu, merelakan agama yang dipeluknya diganti dengan agama baru tersebut, asalkan bisa selamat dan aman di negara tujuan yang baru. (rul/rpos/dep)