Hujan Lagi, Banjir Lagi…

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU – Sabtu (21/3) Jakarta kembali diguyur hujan. Sebagian warga Jakarta pun mulai waswas dengan ancaman banjir.

“Wah hujan lagi ni. Jakarta banjir lagi ni,” ungkap Rohmat , warga Pangkalan Jati, Cipinang Melayu Jakarta Timur, Sabtu (21/3).

Warga yang bertempat tinggal tidak jauh dari bantaran Kali Malang ini khawatir, jika hujan berlanjut, rumahnya akan ikut terendam banjir. Pasalnya, area rumahnya termasuk salah satu lokasi rawan banjir.

“Mudah-mudah rumah ga kebanjiran lagi seperti bulan kemarin,” harapnya.


Sementara itu, hujan deras yang mengguyur sejak Jumat (20/3) malam, membuat sejumlah sungai meluap. Akibatnya sebanyak tujuh kelurahan di Jakarta terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 20-150 sentimeter.

“Ada tujuh kelurahan yang terendam banjir, karena luapan air sungai. Hanya Jakarta Barat saja yang tidak ada genangan. Kalau empat wilayah lainnya ada yang tergenang,” kata petugas Petugas piket Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Suratman.

Ketujuh kelurahan tersebut, lanjutnya berada di empat wilayah Jakarta, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Sementara untuk Jakarta Barat tidak ada kelurahan yang terendam.

Menurutnya, sejumlah pintu air hingga saat ini masih berstatus siaga III dan siaga II.

Ketinggian banjir ditujuh kelurhana tersebut bervariasi. Kelurahan Tanah Abang ketinggian airnya mencapai 30-60 cm, Kelurahan Pondok Labu setinggi 100 cm,dan Kelurahan Ulujami setinggi 50 cm,

Sedangkan Kelurahan Bangka setinggi 30-150 cm, Kelurahan Kampung Melayu setinggi 20-150 cm, dan Kelurahan Pejagalan setinggi 50-60 cm.

“Yang tertinggi di Kelurahan Petogogan. Banjirnya mencapai 100-150 cm,” katanya.

Sementara itu, hingga pukul 09.00 WIB sebanyak enam pintu air masih berstatus siaga III. Keenam pintu air itu adalah Manggarai setinggi 775 cm, Krukut Hulu setinggi 165 cm, Cipinang Hulu setinggi 175 cm, Sunter Hulu setinggi 150 cm, Pulo Gadung setinggi 550 cm, dan Pintu Air Pasar Ikan setinggi 180 cm.

Sedangkan Pintu Air Karet setinggi 540 cm atau siaga II.
Sementar itu pintu air lainnya masih aman atau berstatus siaga IV seperti, Katulampa setinggi 40 cm, Depok setinggi 150 cm, Pesanggrahan setinggi 110 cm, Angke Hulu setinggi 125 cm, dan Waduk Pluit setinggi -190 cm. (sam/rmol/dep)