Tutup Perusahaan Yang Buang Limbah Sembarangan

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 101 tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Kantor Pemuda dan Olahraga, Kamis (19/3).

Hal yang baru dalam undang-undang tersebut adalah mengenai sanksi pengelolaan limbah B3 tanpa izin. Di mana perusahaan yang mengelola limbah tanpa izin atau membuang limbah sembarangan mendapat sanksi tegas.

Di mana surat peringatan atau teguran hanya diberikan sekali, kemudian akan langsung dilakukan penutupan perusahaan.

”Jadi dalam undang-undang ini sudah diatur tegas mengenai sanksinya. Tidak ada teguran sampai ketiga kali. Sekali tegur, masih berulah lagi, perusahaan itu akan langsung kita tutup,” kata Aristin Tri Apriani, Asisten Deputi Verifikasi Pengelola Limbah B3 Kementerian LHK.


Aristin mengakui, dalam Permen tersebut diatur juga mengenai pengangkutan limbah B3.

Khusus untuk limbah B3 kategori satu, maka pengangkutannya harus dengan bak tertutup. Demikian juga dengan penyimpanan dan lama penyimpanan beda dengan kategori dua.

Sementara Kepala Bapedal Kota Batam, Dendi Purnomo mengatakan, pemberlakuan peraturan pemerintah yang baru ini sangat tepat diterapkan di Batam. Mengingat Batam ini memiliki 528 perusahaan yang mengolah dan menghasilkan limbah B3. Di mana volume limbah B3 yang dihasilkan setiap tahunnya mencapai 119 ribu ton. (ian/bpos/dep)