Ratusan Botol Miras Disembunyikan di Bawah Tanah

Minuman keras
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU – Belasan personel Sabhara Polresta Samarinda yang menggelar razia, berhenti di toko milik Sunari (51), kemarin (19/3) sekira pukul 11.00 Wita. Sepintas tak ada yang aneh dengan sebuah toko sembako di jalan poros Samarinda-Bontang, Kilometer 12, Kelurahan Sungai Siring, Samarinda Utara itu.

Polisi pun memeriksa isi toko hingga ke belakang rumah, untuk menyasar penjualan minuman keras (miras). Pasalnya, beberapa informasi yang diperoleh polisi menegaskan, di toko milik Sunari tersebut sering terlihat warga membeli miras.

“Sudah ada laporan. Kalau tidak, ngapain ke sana,” ungkap Kasubag Humas Polresta Samarinda Iptu Agus Setyo.

Tak ingin pulang dengan tangan hampa, polisi memeriksa dinding dan lantai. Ada suara yang aneh ketika seorang anggota mengetuk lantai di bagian belakang.  Saat diperiksa, di ruang bawah tanah itu tersimpan ratusan botol miras.


Satu demi satu kardus berisikan miras berbagai merek itu diangkat. “Terdata ada 346 botol miras termasuk beberapa botol alkohol 70 persen yang dijual tanpa izin,” terang Agus.

Disinggung mengenai sebuah distributor miras di Jalan Urip Sumoharjo, Samarinda Ilir, perwira berpangkat balok dua itu menyebut akan memeriksa ke tempat tersebut.

“Kalau tidak ada izinnya ya harus ditindak,” tandas Agus. (*/dra/ica/k11/dep)