Daerah Ini Sering Jadi Arena Tawuran Pelajar

Ilustrasi Pelaku Tauran Pelajar
Ilustrasi Pelaku Tauran Pelajar
Ilustrasi Pelaku Tauran Pelajar

POJOKSATU – Ulah pelajar SMP dan SMA sederajat kian membandel. Tawuran antar pelajar pun kian terjadi di wilayah Dapil III sehingga membuat resah warga. Warga meminta langkah antisipasi dan pembinaan dari pihak sekolah yang bersangkutan.

“Kadang mereka (pelajar, red) memberhentikan kendaraan truk seenaknya di saat jalur lalulintas cepat sehingga membahayakan para pengendaraan lainnya,” ujar Iskandar (50) warga Desa Ciherang, Kecamatan Karang Tengah, Cianjur.

Dia memaparkan, harus ada langkah yang serius dari pihak sekolah dan dinas atau lembaga terkait agar beberapa pelajar yang sering bentrok merasa jera dan kapok. Sekolah yang bersangkutan harus lebih awas dan memantau gerak gerik peserta didiknya, minimal sesudah aktivitas kegiatan belajar mengajar.

“Berikan imbauan agar pulang sekolah langsung pulang ke rumahnya. Tidak nongkrong di beberapa tempat. Itu kan mengundang perkelahian dari awalnya saling ejek,” imbuhnya.


Terpisah, Agus (40) warga Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang membenarkan, dirinya sering melihat tawuran atau bentrok pelajar. Yang dikhawatirkan, hal yang tidak diharapkan terjadi menimpa pada dirinya.

“Saya berharap kepada pihak dinas terkait melalui sekolahnya masing-masing ada langkah yang serius agar persoalan ini tidak terjadi dan menjamur,” pungkasnya Kamis (19/3). (mat/dep)

Arena Tawuran Dapil 3
– Jalan Jonggol, Kecamatan Mande
– Jalan Pramuka, Kecamatan Karang Tengah
– Jalan Raya Bandung, Kecamatan Ciranjang
Diolah dari berbagai sumber.