Bawaslu Sediakan Pengawas di Tiap TPS

pilkada serentak 2015
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU – Pemberian kewenangan yang lebih besar kepada panwaslu kabupaten dan kota membawa problem tersendiri dalam hal sumber daya manusia. Bawaslu diminta menyediakan SDM yang bisa menyelesaikan berbagai persoalan pengawasan, termasuk sengketa pencalonan.

Ketua Bawaslu Muhammad menjelaskan, ada dua penguatan yang diberikan kepada Bawaslu dalam pelaksanaan pilkada tahun ini. Penguatan pertama adalah bertambahnya pengawas pilkada di tingkat TPS. Untuk pilkada kali ini, petugas pengawas ada di setiap TPS. ”Di pemilu legislatif dan pemilu presiden kan tidak ada,” ujar Muhammad di Jakarta kemarin.

Pengawas tersebut tidak sekadar memelototi jalannya pemungutan dan perhitungan suara, namun juga diberi kewenangan untuk meminta dokumen C1. Dokumen tersebut berisi rekapitulasi data pemungutan suara di TPS. Mulai jumlah pemilih, pengguna hak pilih, hingga jumlah suara sah dan tidak sah.

Penguatan kedua ada pada penyelesaian sengketa pencalonan. Sebelumnya sengketa pencalonan hanya ditangani Bawaslu provinsi dan pusat. Namun, kali ini panwaslu kabupaten dan kota diberi kewenangan untuk menyelesaikan sengketa di tingkat administrasi. (byu/c10/fat/dep)