Infrastruktur Buruk, Pergi Sekolah pun Harus Tantang Maut

BERBAHAYA: Pelajar SMP di Cianjur harus lewati sungai demi cari ilmu.
BERBAHAYA: Pelajar SMP di Cianjur harus lewati sungai demi cari ilmu.
Ilustrasi

POJOKSATU-Kondisi infrastruktur yang buruk di sejumlah wilayah Cianjur Selatan mengundang perhatian Polres Cianjur. Petugas memberikan masing-masing satu buah perahu dan rakit untuk membantu warga di Desa Hegarsari, Kecamatan Sindangbarang dan Desa Wanasari, Kecamatan Agrabinta.

Kapolres Cianjur, AKBP Dedy Kusuma Bakti menerangkan, sejak November 2014, pihaknya pun turut mendengar keluhan dan aspirasi dari warga terkait kondisi infrastruktur. Yang paling menuai perhatian, sejumlah warga di Hegarsari dan Wanasari terpaksa harus menantang maut melewati Sungai Cidahon Gede dengan lebar sekitar 50 meter (m).

“Kami berikan perahu dan rakit untuk mempermudah warga saat menyebrang,” ujarnya kepada Radar Cianjur (grup Pojoksatu.id). Ia menjelaskan, kedalaman sungai saat surut hanya mencapai 2 hingga 3 m. Namun, kedalaman sungai akan bertambah saat sedang pasang dan mencapai 6 hingga 7 m.

Miris, di dua desa itu hanya terdapat satu bangunan sekolah. Di pagi hari, bangunan digunakan untuk siswa-siswi SDN Lugina sedangkan siang hari digunakan murid-murid SMP Kelas Jauh. “Apabila sedang pasang, mereka (siswa, red) terpaksa bolos sekolah karena tidak memungkinkan ke sekolah,” papar Dedy prihatin.


Kendati harus dipaksakan, warga dan siswa yang hendak menyebrang wilayah terpaksa harus memutar jalan dengan kondisi bukit dan hutan sejauh 6 kilometer (km). Secara teknis, perahu dan rakit masih digunakan dengan cara manual yaitu menggunakan dua tali tambang serta empat patok penyangga.

“Kita sedang ajukan pembangunan jembatan permanen menunggu kebijakan provinsi,” ungkap perwira polisi dengan metai dua di pundaknya ini. Ia berharap, pemerintah provinsi dapat segera melakukan pembangunan.

Mengingat, pada 2004 dan 2008 lalu, kejadian yang menelan korban jiwa mencapai 3 orang. Itupun yang diketahui dan terdata, belum termasuk sejumlah peristiwa lain yang menyebabkan orang hilang. (cr1/ruh/dep)