Dua Kota dan Empat Kabupaten di Banten Dibayangi Banjir

Ilustrasi banjir.
Banjir melanda Aceh
Ilustrasi

Sebanyak enam wilayah di Provinsi Banten selama musim penghujan ini dilanda banjir. Enam wilayah itu yakni, Kota Cilegon, Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang dan Kota Tangerang. Potensi bencana banjir ini masih akan terjadi mengingat puncak musim hujan diprediksi akan terjadi pada Februari mendatang.

Dari data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Banten, untuk di Kota Cilegon, banjir telah melanda Kecamatan Jombang, Ciwandan, Pulomerak, Cibeber dan Purwakarta. Untuk di Kabupaten Serang, meliputi Kecamatan Mancak, Pamarayan, Cikande, Kibin, Anyer, Cinangka, Jawilan, Pontang, Tunjung Teja, dan Padarincang.

Untuk di Kabupaten Pandeglang bajir meliputi kecamatan Patia, Sukaresmi, Munjul, Picung, Pagelaran, Bojong, Sobang, Angsana, dan Labuan. Bahkan di Pandeglang terjadi tanah longsor yaitu di Kecamatan Patia.

Di Kabupaten Lebak, banjir terjadi di Kecamatan Banjarasari, Sobang, Rangkasbitung, Kalanganyar, Cimarga, Gunung Kenacana dan Wanasalam. Untuk di Kota Kota serang benjir terjadi Kecamatan Cimuncang dan untuk di Kota Tangerang banjir terjadi di priuk, Ciledug, dan Karang Tengah.


Kepala BPBD Banten Komari mengatakan, penyebab banjir selain meningkatnya intensitas curah hujan, juga karena rusaknya tanggul sungai, belum tuntasnya normalisasi sungai, buruknya drainase, sampah yang menumpuk, sempadan sungai yang dijadikan pemukiman.

“Namun yang pasti ini akibat meluapnya sungai-sungai dibeberapa wilayah,” kata Komari, kemarin.

Akibat dari bencana banjir dan tanah longsor tersebut, lanjut Komari, dalam rangka pemulihan sarana dan prasarana umum dan pemulihan kondisi sosial ekonomi, masyarakat telah mengajukan permohonan bantuan bahan bangunan kepada BPBD Banten.

“Permohonan tersebut akan direalisasaikan menunggu pencairan anggaran APBD Banten tahun anggaran 2015, yang selanjutnya akan dilakukan penilaian kerusakan dan kerugian,” katanya.

Komari mengatakan, pada 2015 ini BPBD dan pihak terkait lainya telah menyiapkan upaya penanggulangan bencana, diantaranya meningkatkan kemampuan relawan dan masyarakat dalam upaya pengurangan resiko benacana, melalui program desa tangguh dan pembentukan satuan tugas bencana di kecamatan kab/kota se-Banten. (ip/fsk)