Satu Tahun KTP-E Belum Kelar

TELAT: Petugas KTP-E Kecamatan Pacet tampak sedang serius dengan pekerjaannya.
TELAT: Petugas KTP-E Kecamatan Pacet tampak sedang serius dengan pekerjaannya.
TELAT: Petugas KTP-E Kecamatan Pacet tampak sedang serius dengan pekerjaannya.

POJOKSATU – Sejumlah warga mengaku kecewa dengan pembuatan KTP-E yang kerap terlambat. Warga berharap persoalan KTP-E segera diselesaikan, mengingat pentingnya KTP.

Emi (26) warga Desa Cibodas mengaku, sangat kecewa karena sudah lebih dari satu tahun belum menerima hasil cetakan KTP-E. Padahal, proses perekaman sudah dilakukan sejak awal adanya perekaman KTP-E di pertengahan tahun 2013.

“Kami sekeluarga belum menerima KTP-E. Kami merasa bingung karena KTP sangat penting untuk kebutuhan masalah kependudukan. Kami butuh kepastian dari pemerintah,” tandasnya.

Kasie Tata Pemerintahan Kecamatan Pacet Ae Haenudin menjelaskan, tidak hanya warga, kami pun merasakan hal yang sama yakni sangat kecewa, karena dalam perekaman KTP-E, server dan jaringan sering eror.
“Dampaknya warga yang mau merekam harus ke Cianjur, karena kami tidak bisa memperbaiki server tersebut,” jelasnya.


Menurutnya, dialihkannya proses pembuatan KTP-E ke Disdukcapil Cianjur, akan membuat warga semakin sulit. Apalagi server dan jaringan kerap mengalami gangguan.

”Kami sudah beberapa kali menanyakan ke disdukcapil mengenai masalah ini. Mengingat, banyak warga yang sudah direkam, namun KTP-E tak kunjung ada,” ujarnya.

Ditambahkannya, ada baiknya kalau warga membuat KTP-E di kantor kecamatan. Karena jika langsung ke kabupaten, akan membuat data kependudukan menjadi tidak valid, karena tidak ada tembusan ke pihak kecamatan.

“Kami harapkan masalah data dan pelayanan kependudukan bisa satu pintu lagi di kecamatan. Ini demi memudahkan masyarakat,” harapnya.(fhn)