Jenazah AirAsia Kian Membusuk

Tiga korban AirAsia kembali ditemukan Basarnas. Foto: dok

POJOKSATU- Setelah beberapa jam dilakukan pengidentifikasi terhadap jenazah yang ditemukan, tim DVI Polri akhirnya memastikan korban berjenis kelamin perempuan. Korban memiliki ciri-ciri menggunakan celana jins biru dengan sepatu kets yang masih menempel serta menggunakan gelang karet.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusdokkes Mabes Polri Brigjend dr.Arthur Tompi melansir dari KaltengPos (PojokSatu Grup), setelah dilakukan identifikasi kondisi jenazah sudah mulai membusuk, Kamis (1/1). Mengingat saat ini sudah pencarian hari kelima, jenazah mulai mengeluarkan gas.

“Minimal penemuan mayat hari kelahiran kondisi sudah tidak bisa dikenali. Apabila lebih dari la hari kemungkinan jenazah akan tenggelam karena tubuh akan mengeluarkan gas,”ujar Arthur yang didampingi Kabag Ops Polres Kobar Kompol Aries Dwi Cahyanto SH SiK.

Hingga Kamis (1/1), pencarian yang dilakukan tim gabungan total telah menemukan 8 jasad korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501.


Terakhir, dua jasad ditemukan dinihari tadi tepat memasuki tahun baru 2015 dan dievakuasi dari perairan Pangkalan Bun.

“Total sudah 8 dievakuasi,” kata Komandan Lanud Iskandar Pangkalan Bun, Letkol Penerbang Johnson Simatupang, di posko evakuasi Pangkalan Bun.

Dari delapan jenazah itu, enam diantaranya sudah diterbangkan ke Surabaya yang menjadi pusat identifikasi korban AirAsia QZ8501.

Tiga dari enam jenazah berhasil dikenali dari identitas yang menempel di tubuhnya. Mereka adalah:
1. Hayati Lutfiah asal Tegalsari, Surabaya
2. Khairunisa Haidar Fauzi (22), pramugari
3. Kevin Alexander, mahasiswa asal Malang

(son/kaltengpos)