POJOKSATU.ID - Kebutuhan listrik prabayar membuat pembelian token listrik menjadi rutinitas banyak rumah tangga.

Kini, membeli token listrik semakin mudah karena bisa dilakukan langsung melalui dompet digital seperti DANA, GoPay, dan OVO.

Menariknya, masing-masing aplikasi memiliki pilihan nominal yang berbeda-beda.

Untuk nominal umum, pembelian token listrik Rp20 ribu sudah tersedia di DANA, GoPay, maupun OVO.

Baca Juga: Jembatan Bailey Sungai Garoga Jadi Perhatian, Prabowo Turun Langsung ke Lokasi Tanyakan Kesiapan Personel di Lapangan

Nominal ini menjadi salah satu pilihan favorit pelanggan karena praktis dan terjangkau untuk kebutuhan harian atau darurat.

Namun, khusus di aplikasi OVO, pelanggan masih bisa menemukan pilihan nominal yang lebih kecil, mulai dari Rp5.000, Rp10.000, hingga Rp15.000.

Fitur ini menjadi solusi bagi pengguna yang hanya membutuhkan tambahan daya listrik dalam jumlah terbatas.

Token Listrik Rp20 Ribu Jadi Nominal Paling Dicari

Token listrik Rp20 ribu menjadi nominal paling umum digunakan karena tersedia di hampir semua platform pembayaran digital.

Baca Juga: Akhir 2025, Perkara Perceraian di PA Bekasi Naik 20 Persen, Judi Online Jadi Salah Satu Pemicu

Nominal ini cocok bagi pelanggan dengan daya kecil hingga menengah yang ingin mengisi token secara bertahap.

DANA dan GoPay menyediakan pembelian token listrik dengan nominal standar, umumnya dimulai dari Rp20 ribu ke atas.

Prosesnya cepat, hanya membutuhkan nomor meter atau ID pelanggan PLN.

Setelah transaksi berhasil, kode token akan langsung muncul di aplikasi dan juga dikirim melalui notifikasi, sehingga bisa langsung dimasukkan ke meteran listrik.

Keunggulan OVO dengan Nominal Lebih Kecil

Berbeda dengan DANA dan GoPay, OVO masih menyediakan opsi nominal kecil untuk pembelian token listrik.

Pilihan Rp5.000, Rp10.000, hingga Rp15.000 menjadi keunggulan tersendiri, terutama bagi pelanggan yang membutuhkan listrik tambahan dalam kondisi mendesak.

Baca Juga: Jadwal Nasional PPG Daljab Batch-4 Disesuaikan Kemenag, UKMPPG Tetap Serentak, Ini Dampaknya bagi Peserta

Nominal kecil ini banyak dimanfaatkan oleh pelanggan daya rendah atau pengguna kos dan kontrakan.

Dengan nominal terbatas, pelanggan tetap bisa menyalakan listrik tanpa harus mengeluarkan biaya besar sekaligus.

Meski demikian, ketersediaan nominal kecil di OVO bisa bergantung pada kebijakan sistem dan wilayah tertentu.

Cara Membeli Token Listrik di Dompet Digital

Secara umum, cara membeli token listrik di DANA, GoPay, maupun OVO hampir sama.

Baca Juga: Korban Bencana Sumatra Tembus 1154 Jiwa, 165 Orang Masih Hilang, Inilah Update Terbaru BNPB 31 Desember 2025

Pengguna cukup masuk ke menu pembayaran atau tagihan, memilih layanan listrik PLN prabayar, lalu memasukkan nomor meter.

Setelah memilih nominal token, pengguna dapat langsung menyelesaikan pembayaran menggunakan saldo dompet digital. Pastikan saldo mencukupi sebelum melakukan transaksi.

PLN mengimbau pelanggan untuk memastikan nomor meter sudah benar agar token tidak salah masuk.

Perlu Perhatikan Jam Pemeliharaan Sistem

PLN juga mengingatkan bahwa pembelian token listrik tidak dapat dilakukan pada pukul 00.00 hingga 01.00 WIB karena adanya pemeliharaan sistem rutin.

Hal ini berlaku di semua aplikasi pembayaran, termasuk dompet digital.

Oleh karena itu, pelanggan disarankan membeli token lebih awal, terutama jika sisa kWh sudah menipis.

Solusi Praktis untuk Kebutuhan Listrik Harian

Kehadiran dompet digital memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listrik sehari-hari.

Baca Juga: Tragedi KM Putri Sakinah Labuan Bajo, Tangis Istri Pecah di Hadapan Gubernur NTT, Minta Suami dan Anak Ditemukan

Dengan pilihan nominal yang beragam, pelanggan bisa menyesuaikan pembelian token sesuai kemampuan dan kebutuhan.

Bagi yang membutuhkan nominal kecil, OVO menjadi salah satu opsi yang masih menyediakan pilihan tersebut.

Sementara DANA dan GoPay tetap menjadi alternatif praktis untuk pembelian token listrik nominal standar.***